Breaking News:

Berita Pamekasan

PMII UIM Pamekasan Gelar Penggalangan Dana, Bantu Pembangunan Ponpes dan Korban Longsor Pasean

Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Madura menggelar penggalangan dana korban longsor di Pamekasan.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Komisariat PMII UIM menggalang dana di traffic light simpang empat Jalan Jokotole, Pamekasan, Madura, Jumat (26/2/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan menggelar penggalangan dana di sejumlah ruas lampu lalu lintas di Kabupaten Pamekasan, Jumat (26/2/2021).

Aksi ini dilakukan sebagai wujud kepedulian PMII UIM Pamekasan terhadap korban bencana tebing longsor yang menimpa sejumlah santri Pondok Pesantren An-Nidhomiyah, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Rabu (24/2/2021).

Ketua Komisariat PMII UIM Pamekasan, Ali Wafa mengatakan, aksi kemanusiaan digelar di traffic light simpang empat Jalan Jokotole dilakukan mulai pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Jadi Tontonan Pribadi, Pemuda Jember Dibayar Kakek Agar Setubuhi Cucunya, Orangtua Lapor Polisi

Baca juga: Bupati Pamekasan Bersama Gubernur Cek Longsor di Pamekasan, Berikan Bantuan ke Pondok dan Korban

Baca juga: Terduga Teroris di Surabaya Ditangkap saat Berangkat Salat Jumat, Dikenal Warga sebagai Sosok Ramah

Kata dia, penggalangan itu melibatkan puluhan kader PMII UIM dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 2.503.100.

Wafa berencana, dana hasil penggalangan itu akan disalurkan kepada Ponpes An-Nidhomiyah agar bangunan pesantren yang rusak akibat tanah longsor dapat segera dibangun kembali sehingga kegiatan pesantren dapat kembali berjalan seperti sedia kala.

Selain itu, juga akan diberikan kepada keluarga korban yang meninggal dunia.

Menurut dia, penggalangan dana itu merupakan instruksi dari Pengurus Cabang (PC) PMII Pamekasan melalui surat instruksi nomor 060.PC-XXX.V-04.8.01-020.A-I.02.2021 yang berisi perintah agar seluruh pengurus komisariat dan pengurus rayon di Pamekasan menggelar aksi penggalangan dana.

"Ini panggilan kemanusiaan. Karena ini musibah kita bersama. Penerapan hablum min al-nas kita terapkan sekarang," kata Wafa.

Wafa juga menjelaskan, penggalangan dana ini sudah dilakukan selama dua hari, terhitung mulai Kamis (25/2/2021) hingga Jumat (26/2/2021).

Pria bertubuh gempal itu juga menyampaikan duka mendalam dan turut berbelasungkawa atas terjadinya bencana alam yang telah menewaskan lima orang santri itu.

Baca juga: Cegah Klaster Pasar, Ribuan Pedagang di Pamekasan Terdaftar sebagai Penerima Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Berbuat Dosa di Masjid, Mantan Napi di Lumajang Ditangkap Polisi Sesaat Setelah Bebas dari Penjara

Menurutnya, musibah tersebut merupakan musibah bagi seluruh elemen masyarakat Pamekasan termasuk bagi seluruh kader PMII UIM.

Pihaknya berharap, dengan bantuan yang ala kadarnya itu, pembangunan Ponpes An-Nidhomiyah bisa segera dilaksanakan.

Selain itu, pihaknya berharap agar bencana serupa tidak terjadi kembali di bumi gerbang salam.

“Atas nama seluruh kader PMII UIM, kami sangat berduka. Mudah-mudahan segelintir bantuan yang kami haturkan untuk korban bencana bisa meringankan beban para korban,” ucapnya.

Informasi tambahan, bencana tebing longsor terjadi di Dusun Jepun, Desa Bindang Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura pada Rabu (24/2/2021) dini hari.

Gerusan tanah terjal menimbun bangunan musala dan dua kamar santri putri Ponpes An-Nidhomiyah.

Akibatnya, lima orang santriwati meninggal dunia.

Baca juga: Pemilik Tambang Galian C di Sampang Harus Kantongi 5 Izin Usaha, Ini Dampaknya Jika Melanggar

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Sampang Diduga Terlibat Kebocoran Pupuk Subsidi, Dicecar Penyidik 20 Pertanyaan

Serta, dua orang santri lainnya selamat, namun satu di antaranya mengalami patah tulang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved