Breaking News:

Berita Trenggalek

Anak yang Bunuh Ayah Kandung Meninggal, Mengeluh Sakit Kepala usai Salat Subuh, Begini Kronologinya

Pelaku pembunuhan ayah kandung di Kabupaten Trenggalek meninggal dunia setelah salat subuh.

Dok Polres Trenggalek
Pemakaman pelaku pembunuhan ayah kandung di Kabupaten Trenggalek, Senin (1/3/2021). 

Karena kondisi kesehatannya yang memburuk, ia dibawa ke RSUD dr Soedomo.

Baca juga: PSK Tewas usai Layani Pelanggan di Tempat Pembuatan Batu Bata, Mata hingga Hidungnya Keluarkan Darah

Baca juga: Perubahan Drastis Kampung Tangguh Pertama di Malang Raya, Kini Tak Seperti saat Awal Pandemi

"Di sana langsung masuk ke ICU (Intensive Care Unit) untuk dilakukan perawatan. Kira-kira satu jam kemudian, ia meninggal dunia," sambung Tatar.

Kabar duka itu kemudian dilaporkan ke keluarganya di Panggul.

Tatar bilang, keluarga Fera menerima dan hanya bersedia dilakukan visum luar.

Berdasarkan informasi yang diterima dari keluarga, Fera diketahui punya riwayat penyakit epilepsi.

Pihaknya menduga, penyakit ini yang menyebabkan Fera meninggal dunia.

Usai divisum luar, jenazah Fera dibawa pulang ke Desa Kertosono, Kecamatan Panggul, untuk dimakamkan.

Sekadar untuk diketahui, Fera membacok bapak kandungnya bernama Wajib (50) hingga tewas, Senin (15/2/2021).

Kejadian itu akibat hal sepele, yakni masalah makan sahur.

Baca juga: Curiga Diracun, Anak Bacok Kepala Ayah sampai Tewas, Berawal Karena Makanannya Terasa Asin

Baca juga: HARI TERAKHIR Promo Indomaret 2 Maret 2021, Dapatkan Diskon Produk Perawatan Wajah hingga Deterjen

Fera, yang punya riwayat gangguan jiwa, merasa makanan yang dibuatkan orang tuanya terasa asin.

Halaman
123
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved