Breaking News:

Berita Sumenep

Sekda Sumenep Diduga Terima Mobil Ratusan Juta dari BPRS Bhakti Sumekar, Ini Kata Edy Rasiyadi

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep menerima mobil pribadi dari PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Mobil yang diduga diterima OPD Kabupaten Sumenep dari PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar, Senin (1/3/2021). 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi diduga menerima mobil pribadi dari PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar.

Informasi yang dihimpun TribunMadura.com, mobil pribadi merek Innova Venturer yang diterima Edy Rasiyadi ini diduga hasil dari dana tunjangan penghasilan PNS tahun 2021.

Dalam APBD yang diklasifikasi menurut kelompok dan jenis pendapatan, belanja, dan pembiayaan tahun 2021 menyebutkan, belanja tambahan penghasilan ASN sebesar 104.379.646.902

Baca juga: Fengshui Rumah Menghadap Timur Tidak Selalu Baik, Bisa Menyerap Energi Jahat, Simak Penjelasannya

Baca juga: Gedung Sekolah SDN Majangan 1 Jrengik Sampang Nyaris Ambruk, Keselamatan Para Siswa Dikhawatirkan

Baca juga: Gus Ipul Ditantang Gubernur Jadikan Kota Pasuruan sebagai Hub Kawasan Wisata Bromo Tengger Semeru

Jumlah dana tambahan penghasilan PNS se- Kabupaten Sumenep tersebut ini diduga disimpan di Bank BPRS Sumekar dan bagi ASN diintruksikan buka buku rekening Bank BUMD tersebut.

Sekda Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi mengakui informasi tersebut saat dikonfirmasi TribunMadura.com di ruang kerjanya.

"Iya memang, itu mobil pinjam pakai," kata Edy Rasiyadi, Senin (1/3/2021).

Bahkan, Edy Rasiyadi menyebut, bukan hanya dirinya yang dapat mobil mewah dari BPRS tersebut.

Namun, diduga beberapa OPD di Kabupaten Sumenep juga terima jatah itu.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Kalangan Guru dan Tenaga Pendidik di Ponorogo Ditargetkan Rampung pada Mei 2021

Baca juga: Lagi, Tim Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Surabaya, Pengembangan Kasus Penangkapan 3 Hari Lalu

"Tapi bukan hanya saya yang dapat, itu mobil pinjam pakai," sebutnya.

Edy Rasiyadi mengaku jika mobil Innova Venture yang sudah diterimanya itu bukanlah untuk pribadi.

"Bukan untuk pribadi saya, itu mobil pinjam pakai dari BPRS. Silahkan tanyakan ke BPRS," katanya.

Dikonfirmasi Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sujatmiko tidak ada di kantornya di Jalan Raya Trunojoyo Sumenep hingga Selasa (2/3/2021).

TribunMadura.com terus melakukan konfirmasi untuk memgungkap fakta-fakta baru dalam dugaan BPRS Bhakti Sumekar yang memberi mobil pribadi merek Innova Venture untuk Edi Rasiyadi dari Dana Tunjangan Penghasilan ASN Tahun 2021.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved