Breaking News:

Berita Sampang

Motor Balap Liar Modifikasi 300 CC Diamankan, Satlantas Polres Sampang Ogah Kembalikan pada Pemilik

Satlantas Polres Sampang tidak mengembalikan motor milik pelaku balap liar atau trek-trekan yang sudah dimodifikasi hingga kecepatan 300 CC.

Satlantas Polres Sampang
Anggota Satlantas Polres Sampang saat mengamankan kendaraan balap liar beserta penjoki di wilayah hukumnya, Rabu (3/3/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Satlantas Polres Sampang tidak mengembalikan motor milik pelaku balap liar atau trek-trekan yang sudah dimodifikasi hingga kecepatan 300 CC.

Kendaraan tersebut diamankan setelah tertangkap basah saat beraksi di salah satu jalan raya yang masuk wilayah hukumnya

Kasatlantas Polres Sampang, AKP Ayip Rizal mengatakan bahwa akhir-akhir ini dirinya berhasil mengamankan dua unit kendaraan milik pelaku trek-trekan.

Disebutkan, kendaraan ini berbeda dengan kendaraan pelaku trek-trekan lainnya lantran kondisinya sudah dimodifikasi dengan kecepatan 300 CC.

Baca juga: BPRS Bhakti Sumekar Akui Beri Mobil Mewah Ratusan Juta Rupiah ke Sekda Sumenep, BPKSDM dan DPPKA

Baca juga: Banyak Pelanggar Prokes Kabur dari Operasi Yustisi di Pamekasan, Tancap Gas Langsung Putar Balik

Baca juga: Tinjau Posko PPKM Mikro, Kasdam V Brawijaya Ajak Satgas Kerja Luar Biasa Tangani Penyebaran Covid-19

Baca juga: Sering Dilupakan, Berikut Doa Saat Hamil agar Kandungan Dilindungi dan Dilancarkan hingga Persalinan

Begitupun dengan bentuk kendaraannya, seperti menyerupai kendaraan balap drak pada umumnya.

"Penjoki dari kendaraan ini berasal dari luar daerah yakni, dari Kabupaten Bangkalan dan Pamekasan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (3/3/2021).

"Mereka menggunakan jalan raya Sampang untuk dijadikan ajang balap liar, jadi mereka bertemu di tengah-tengah antara Kabupaten Pamekasan dan Bangkalan," imbuh dia.

AKP Ayip Rizal menyampaikan, lebih memilih mengkandangkan kendaraan mereka lantaran telah merubah sepenuhnya teknis kendaraan.

"Katanya ada surat-suratnya, tapi tentunya disesuaikan antara kendaraan dengan data yang ada di Samsat dan hingga saat ini ketika kita lacak tidak menemukannya karena nomor kerangka dan jenis kendaraan berbeda," terangnya.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, saat melakukan penggrebekan, pihaknya juga mengamankan satu unit mobil yang digunakan untuk membawa kendaraan balap liar itu.

"Sekaligus kami juga mengamankan penjokinya juga dan hingga saat ini sudah kami panggil orang tuanya serta menuliskan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi," pungkasnya.

Baca juga: Polres Sampang dan Polsek Kedungdung Bubarkan Remaja Nongkrong di Pinggir Jalan Raya Desa Muktesareh

Baca juga: Keponakan Menko Polhukam RI Firman Syah Akui Penyakit Kantuk Hilang Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Jika Sulit Menahan Amarah, Amalkan Doa Singkat Ini Agar Dapat Kendalikan Diri dan Hati Lebih Tenang

Baca juga: 10 Keutamaan Sholat Tahiyatul Masjid, Lengkap Tata Cara dan Bacaan Niatnya, Sebagai Penghapus Dosa

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved