Liga Italia
Dewi Fortuna Menghampiri AC Milan di Menit Kritis Saat Lawan Udinese, Sempat Nyaris Kebobolan
AC Milan tampil agresif demi bisa mengincar tiga poin untuk tempel Inter Milan di Klasemen sementara Liga Italia saat lawan Udinese.
Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM - Keberuntungan ada di pihak AC Milan pada menit terakhir saat melawan Udinese.
Pada laga yang merupakan laga lanjutan Liga Italia itu, AC Milan berhasil menang di menit akhir berkat penalti Franck Kessie pada menut 90+7.
AC Milan menjamu Udinese di San Siro pada Rabu (3/3/2021) waktu setempat atau Kamis pukul 02.45 WIB.
AC Milan tampil agresif demi bisa mengincar tiga poin untuk tempel Inter Milan di Klasemen sementara Liga Italia.
Menghadapi Udinese, pasukan Stefano Pioli dibekali modal kemenangan 2-1 atas AS Roma pada Senin (1/3/2021) WIB.
Baca juga: HASIL LIGA INGGRIS - Tanpa Gol, Manchester United Pasrah Berbagi Angka dengan Crystal Palace
Baca juga: Bisa Membuka Pintu Rezeki, Mulai Hari dengan Bacaan Doa di Pagi Hari yang Punya Banyak Keutamaan
Baca juga: Niat dan Tata Cara Salat Tarawih Jamaah dan Niat Salat Tarawih Sendiri di Rumah Saat Ramadan
Hasil tersebut menandai kebangkitan mereka setelah sempat kalah dari Spezia (0-2) dan Inter Milan (0-3) di Liga Italia.
Akan tetapi, Udinese juga datang ke San Siro dengan motivasi tinggi usai meraih kemenangan 1-0 atas Fiorentina.
Dalam lima laga terakhir mereka, tim berjulukan Zebrette tersebut hanya mencicipi satu kekalahan, merasakan satu hasil seri, dan meraih tiga kemenangan.
Udinese kini menduduki peringkat 12 klasemen Liga Italia dengan 28 poin, sama dengan jumlah poin Bologna yang berada satu tangga di atasnya.
Kemenangan atas AC Milan akan membuat Udinese memiliki peluang besar untuk masuk 10 besar klasemen mengingat Sampdoria di posisi ke-10 baru mengoleksi 30 poin.
AC Milan langsung mendominasi jalannya pertandingan sejak sepak mula.
Berdasarkan statistik Lega Serie A yang dikutip BolaSport.com ( TribunMadura.com network ), I Rossoneri memiliki penguasaan bola mencapai 61 persen.
Melihat dari segi peluang, mereka mempunyai 11 tembakan tepat sasaran dengan 7 mengarah tepat sasaran.
Sementara itu, Udinese mengantongi 6 tembakan yang 2 di antaranya menuju ke gawang.
Kendati dominan, peluang pertama AC Milan baru tercipta pada menit ke-19 lewat tembakan kaki kanan Brahim Diaz dari dalam kotak penalti.
Namun, bola tendangan Diaz dengan mudahnya ditangkap kiper Udinese, Juan Musso.
Pada menit ke-38, Rafael Leao melakukan tendangan salto seperti yang kerap dilakukan Zlatan Ibrahimovic.
Akan tetapi, aksi Leao dari dalam kotak penalti usai menerima bola dari tendangan bebas Sandro Tonali itu belum selevel dengan Ibrahimovic.
Pasalnya, tendangannya tak terlalu kuat sehingga bola kembali bisa diselamatkan Musso.
Satu menit kemudian, giliran Samuel Castillejo mencoba membuka keunggulan untuk AC Milan.
Hanya, tendangan kaki kanan Castillejo dari dalam kotak 16 mampu diblok Musso menggunakan kaki kanannya.
Tak ada gol tercipta hingga wasit Davide Massa menyudahi 45 menit pertama. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata.
Usai turun minum, kedua tim mencoba tampil lebih menekan demi memecah kebuntuan.
Pada menit ke-48, AC Milan nyaris kebobolan usai operan Theo Hernandez yang ditujukan bagi Gianluigi Donnaruma berhasil dipotong Roberto Pereyra.
Roberto Pereyra pun mengirim umpan silang yang diteruskan Ilija Nestorovski dengan tandukan.
Beruntung bagi AC Milan, Alessio Romagnoli menjadi penyelamat dengan membendung bola agar tak masuk ke gawang yang ditinggalkan Donnarumma.
Dua menit berselang, giliran AC Milan yang mengancam gawang Udinese lewat tembakan kaki kiri Soualiho Meite dari luar kotak penalti.
Namun, usaha Meite hanya berbuah sepak pojok usai bola tendangannya berhasil ditepis Musso.
Usaha AC Milan kembali digagalkan oleh kegemilangan Musso pada menit ke-51 saat Franck Kessie menyundul bola dari dalam penalti.
Keasyikan menyerang, AC Milan malah kebobolan lebih dulu pada menit ke-68.
Keunggulan 1-0 Udinese atas AC Milan tersebut tercipta via umpan sepak pojok Rodrigo De Paul yang dikonversi menjadi gol dengan tandukan Rodrigo Becao dari dalam area penalti.
Rodrigo Becao sendiri pernah menjadi mimpi buruk AC Milan saat mengawali Liga Italia musim 2019-2020.
Bermain di Stadion Friuli pada 25 Agustus 2019, Becao mencetak gol semata wayang yang membuat AC Milan pulang dengan kekalahan 0-1.
Demi tak mengulangi hasil buruk tersebut, AC Milan mencoba terus menekan untuk menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-90+4, Theo Hernandez mencoba peruntungannya dengan meluncurkan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti.
Sial bagi Hernandez, bola tendangannya masih melebar dari gawang Musso.
Menjelang berakhirnya laga, AC Milan mendapatkan peluang emas untuk mengubah skor setelah wasit Davide Massa menunjuk titik putih.
Penalti diberikan usai Jens Stryger Larsen melakukan handball di dalam kotak penalti.
Kessie, yang ditunjuk sebagai algojo, sukses menjalankan tugas dengan melesakkan tembakan kaki kanan. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Setelah AC Milan menyamakan kedudukan, wasit Davide Massa pun meniup peluit tanda akhir pertandingan.
Berkat penalti pada menit ke-90+7 itu, AC Milan selamat dari kekalahan.
AC Milan 1-1 Udinese (Franck Kessie 90+7'-pen; Rodrigo Becao 68')
Susunan pemain AC Milan dan Udinese:
AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma; 20-Pierre Kalulu (2-Davide Calabria 63'), 24-Simon Kjaer, 13-Alessio Romagnoli, 19-Theo Hernandez; 8-Sandro Tonali (18-Soualiho Meite 46'), 79-Franck Kessie; 7-Samuel Castillejo (56-Alexis Saelemaekers 76'), 21-Brahim Diaz (15-Jens Petter Hauge 63'), 12- Ante Rebic; 17-Rafael Leao.
Pelatih: Stefano Pioli
Udinese (3-5-1-1): 1-Juan Musso; 50-Rodrigo Becao, 14-Kevin Bonifazi, 17-Bram Nuytinck; 16-Nahuel Molina, 10-Rodrigo De Paul, 6-Jean-Victor Makengo (32-Fernando Llorente 56'), 22-Tolgay Arslan (11-Walace 71'), 90-Marvin Zeegelaar (19-Jens Stryger Larsen 71'); 37-Roberto Pereyra; 30-Ilija Nestorovski
Pelatih: Luca Gotti
Wasit: Davide Massa