Virus Corona di Kediri

PPKM Mikro Efektif Tekan Penyebaran Covid-19, Masyarakat Kota Kediri Diminta Tetap Disiplin Prokes

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyaraka I, PPKM II, PPKM Mikro I dan II di Kota Kediri berdampak positif dan efektif dalam menekan kasus Covid-19.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DIDIK MASHUDI
Pelaksanaan PPKM mikro yang berlangsung di Kelurahan Burengan, Kota Kediri. 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) I, PPKM II, PPKM Mikro I dan II di Kota Kediri berdampak positif dan efektif dalam menekan kasus Covid 19.

Menurut Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit, data terkonfirmasi positif Covid-19 pada pra PPKM yang dilaksanakan 27 Desember 2020 - 10 Januari 2021, kasus terkonfirmasi 134, meninggal 31 dan sembuh 151.

Sementara pada PPKM 1 pada 11 -25 Januari 2021, kasus terkonfirmasi sebanyak 143, meninggal 18 dan sembuh 124.

Serta PPKM Mikro pada 8 -15 Februari 2021, kasus terkonfirmasi sebanyak 40, meninggal 3, dan sembuh 40.

Sedangkan PPKM Mikro pada 16-22 Februari 2021, kasus terkonfirmasi sebanyak 38, meninggal 3, dan sembuh 31.

Sampai PPKM Mikro Lanjutan, pada 23 - 28 Februari 2021, kasus terkonfirmasi sebanyak 33, meninggal 3, dan sembuh 32.

Menurut Bagus Alit, terjadinya penurunan kasus Covid-19 di Kota Kediri tak lepas dari upaya yang dilakukan Pemkot Kediri.

"Ada strategi yang dilakukan Pemkot Kediri dalam pelaksanaan PPKM selama ini," ujarnya, Kamis (4/3/2021).

Bagus Alit menjelaskan, strategi yang diterapkan meliputi, peningkatan pendonor plasma konvalesen, pendataan dan pemantauan rapid antigen di lab/klinik/yankes melalui aplikasi.

Kemudian memantau lokasi yang berpotensi kerumuman sampai pada level RT/RW melalui Aplikasi SIGAP, serta mengaktifkan kembali isolasi mandiri dalam pengawasan sesuai Imendagri No 4 Tahun 2021.

"Selain strategi jitu, sinergi 3 pilar yaitu pemerintah, TNI dan Polri juga menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Kediri," imbuhnya.

Dijelaskan, pembagian zonasi kelurahan yang ada di Kota Kediri ada 2 zona, yaitu zona hijau dan zona kuning.

Zonasi ini didapatkan berdasarkan Imendagri no 4 Tahun 2021.

"Dari perkembangan zonasi, didapatkan kasus aktif pada kelurahan. Pada periode 22-28 Februari 2021, ada 29 RT dari 1.478 RT di Kota Kediri yang memiliki kasus positif atau 2,64 persen," jelasnya.

Bagus Alit tetap meminta seluruh masyarakat Kota Kediri untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Baca juga: Advokat DPC Peradi RBA Malang Noor Fajari Roziq Janji Akan Beri Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat

Baca juga: Polres Pamekasan Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani, Jaga Kesehatan Anggota Agar Maksimal saat Bertugas

Baca juga: Komad Demo Kantor Bea Cukai Madura, Bongkar Mafia Cukai yang Diduga Kongkalikong dengan Bea Cukai

Baca juga: Disporabudpar Sampang Minta Pengelola Pantai Lon Malang Perbaiki Kerusakan Fasilitas Secara Mandiri

 
 
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved