Breaking News:

Berita Surabaya

Soal Wacana Ibadah Umrah Kembali Dibuka, Kanwil Kemenag Jatim Tunggu Otoritas Kerajaan Saudi Arabia

Wacana dibukanya kembali ibadah umrah di Tanah Suci dalam waktu dekat. Kakanwil Kemenag Jatim tunggu otoritas dari Kerajaan Saudi Arabia.

Dok Humas Kemenag Jatim
Kakanwil Kemenag Jatim, Ahmad Zayadi. 

Reporter : Syamsul Arifin  | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kakanwil Kemenag Jatim, Ahmad Zayadi mengatakan, pihaknya masih menunggu otoritas dari Kerajaan Saudi Arabia terkait wacana dibukanya kembali ibadah umrah di Tanah Suci.

“Tetapi tentu kita menyiapkan persiapan maksimal, baik itu ibadah umrah maupun haji pada tahun 2021,” kata Ahmad Zayadi, Kamis (4/3/2021).

Ahmad Zayadi menyebut, persiapan ini termasuk bila memang dibuka kembali pada masa pandemi. Pihaknya akan merancang skenario mitigasi haji.

Baca juga: Jumlah RT Zona Hijau Capai 97,6 Persen, Penerapan PPKM Mikro di Kabupaten Ponorogo Dinilai Sukses

“Mitigasi ini saya kira. Karena, kita sadar betul latar belakang jemaah umroh dan haji ini sebagian besar dari pedesaan. Perlu ada ikhtitiyar yang panjang,” terangnya.

“Ada tingkat kesiapan mereka dari sisi waktu biaya dan macam-macam, karena tentu akan sangat berbeda pelaksanaannya,” Zayadi menambahkan.

Ditanya ihwal jumlah jamaah yang di Jatim dari tahun kemarin hingga kini, Zayadi mengaku masih menunggu regulasi terlebih dahulu.

“Kalau sudah regulasi ada kemudian otoritas kerajaan saudi arabia sudah menyampaikan kepada kita. Kemudian baru disiapkan,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, pada pertengahan Maret 2021 mendatang, penyelenggaraan ibadah tersebut kemungkinan besar bakal dibuka kembali.

Informasi ini datang dari AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia).

Ketua Umum AMPHURI, Firman M Nur menyebutkan pihaknya menerima informasi Arab Saudi akan membuka kembali atau normalisasi pada pertengahan Bulan Maret.

“Kami yakin bila kondisi semakin baik pertengahan maret akan normalisasi dan dibuka kembali, insya allah indonesia tetap memberangkatkan jamaah ke tanah suci,” ujarnya saat ditemui di Sidoarjo, Selasa, (23/2/2021) lalu.

Selama ini pihaknya secara intens memberikan edukasi SOP yang ketat dalam ibadah umrah dan haji secara ketat.

Sementara itu, Ketua DPD AMPHURI Jatim, Sofyan Arif menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Kanwil Kemenag Jatim terkait pembukaan itu.

“Jamaah yg di pending hampir 12 ribu orang yang berlangsung hampir satu tahun. Total se jatim infonya dari Kemenag Jatim ada 17 ribu jamaah perbulan,” ujarnya.

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved