Breaking News:

Berita Tulungagung

Masih 18 Tahun, Pemuda Tulungagung Diajari Ayahnya Bisnis Narkoba, Kirim Pesanan Lewat Sistem Ranjau

Puji Prayitno (43 melibatkan anaknya yang bernama Ricard Cristian Prayoga (18) dalam peredaran narkoba yang dijualnya.

TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Rilis kasus penangkapan Puji Prayitno (43) di Polres Tulungagung, Senin (8/3/2021). 

Puji kemudian mengemas ulang pil dobel L dan sabu-sabu itu menjadi paket yang lebih kecil.

Baca juga: Penutupan Pelayanan Kantor Perizinan Kota Blitar Diperpanjang, Ada 14 Pegawai Positif Covid-19

Baca juga: Gubernur Khofifah Pastikan PPKM Mikro di Jawa Timur Diperpanjang 22 Maret 2021, Ini Pertimbangannya

Oleh seseorang yang mengiriminya barang, Puji kemudian diperintah mengirim barang dengan sistem ranjau.

Untuk pengiriman barang ini, Puji meminta bantuan Ricard.

"Jadi bapaknya yang mengemasi barang sesuai pesanan, kemudian anaknya yang meranjau. Meletakkan di tempat tertentu," ungkap Andri.

Saat ditangkap pada Kamis (25/3/2021), polisi menyita sebuah plastik klip besar berisi sabu-sabu berat kotor 91.56 gram

Kemudian satu plastik klip besar berisi sabu-sabu berat kotor 40,8 gram, 33 plastik klip berisi sabu-sabu degan berat kotor 13.2 gram.

Lalu, ada 13 plastik klip sabu-sabu dengan berat kotor 14,4 gram dan lima plastik klip berisi sabu-sabu dengan berat kotor 6.6 gram

Puji diketahui seorang residivis kasus sabu-sabu.

"Jadi setelah bebas dari penjara, dia malah berkembang," kata dia.

"Bukan hanya sabu-sabu, tapi juga mengedarkan pil dobel L dan Alprazolam," ucap Andri.

Baca juga: Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Acara Tasyakuran Pelantikan Wali Kota Blitar Ternyata Tak Berizin

Baca juga: Ramalan Cuaca Hari ini Senin 8 Maret 2021, Waspada Turun Hujan pada Sore Hari di Wilayah Berikut

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved