Breaking News:

Berita Jawa Timur

Pengamat Politik Sebut Demokrat Kubu AHY Masih Kuat di Jatim, SBY Dinilai Masih Punya Power

Nama SBY masih dianggap terlalu kuat menjadi simbol Partai Demokrat di Jawa Timur.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2017). 

Reporter : Yusron Naufal Putra | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Bola panas petinggi Partai Demokrat setelah KLB dinilai tidak akan banyak berpengaruh pada soliditas kader dan pengurus partai di Jawa Timur.

Hal itu terjadi karena nama SBY masih dianggap terlalu kuat menjadi simbol Partai Demokrat di Jawa Timur.

"Jatim merupakan salah satu daerah basis simbolik power partai Demokrat," kata Pengamat politik dan peneliti SSC, Surokim Abdussalam, Minggu (7/3/2021).

Baca juga: Asyik Hubungan Badan dengan PSK, Kakek 70 Tahun Tewas Setelah Kejang, PSK Panik, Simak Kronologinya

Baca juga: Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Acara Tasyakuran Pelantikan Wali Kota Blitar Ternyata Tak Berizin

Baca juga: Ramalan Cuaca Hari ini Senin 8 Maret 2021, Waspada Turun Hujan pada Sore Hari di Wilayah Berikut

"Karena SBY berasal dari Pacitan yang punya ikatan khusus dengan daerah ini," sambung dia.

Surokim Abdussalam menyebut, potensi bibit perpecahan Partai Demokrat saat ini dianggap relatif tak tampak signifikan di Jawa Timur.

Menurut Surokim, dalam kaca mata politiknya, Jatim akan tetap solid.

Apalagi, tokoh sentral Demokrat Jatim juga dianggap punya relasi khusus dengan SBY dan Cikeas.

Surokim lantas menyebut beberapa nama tokoh di Jatim, misalnya Pakde Karwo, Wagub Emil Dardak, yang masih memiliki sejarah dengan SBY, serta, beberapa tokoh Demokrat Jatim lainnya.

"Selain itu juga ada Pak Renville yang sekarang ada di DPP juga menjadi representasi Jatim di lingkar kekuasaan Cikeas," kata dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved