Breaking News:

Berita Sumenep

Potret Hangat Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat Duduk Lesehan Makan Nasi Bungkus Bareng Pendemo

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi makan nasi bungkus bersama para mahasiswa yang menggelar demo depan Kantor Pemkab Sumenep.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi makan nasi bungkus bersama pendemo di Kantor Bupati Sumenep, Jumat (12/3/2021). 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pemandangan tak biasa disuguhkan di depan Kantor Bupati Sumenep, Jumat (12/3/2021).

Pada kesempatan itu, sejumlah mahasiswa yang menggelar demo di depan Kantor Bupati Sumenep diajak duduk lesehan bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Baca juga: Suami Tak Pulang Hingga Malam Tiba, Istri Suruh Adik Ipar Mencari, Posisi Suami Sudah Tak Bernyawa

Baca juga: Dituding Jadi Perebut Istri Orang, Warga Madura Tewas Mengenaskan di Tangan Mantan Suami Sang Istri

Bahkan, bersama para pendemo, Achmad Fauzi makan nasi bungkus di teras Kantor Bupati Sumenep.

Setelah makan secara bersama, para mahasiswa menyampaikan catatan merah terhadap 9 OPD Pemkab Sumenep.

Sebelumnya, para mahasiswa Gerakan Peduli Masyarakat Sumenep (GPMS) menggelar demo di depan Kantor Bupati Sumenep.

Mahasiswa menyampaikan rapor merah terhadap 9 OPD Pemkab Sumenep yang dinilai memiliki kinerja di bawah rata-rata.

Kesembilan OPD Pemkab Sumenep yang diberi rapor merah itu di antaranya, Dinas Perhubungan, Bappeda, Dinkes, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca juga: Pemkab Sampang Anggarkan Rp 200 Juta Studi Kelayakan Pembangunan Fasilitas Stadion Sepak Bola

Baca juga: 5 Hari Karantina Mandiri, Bruno Lopes dan Jaimerson Xavier Mulai Gabung Latihan dengan Madura United

Kemudian, RSUD dr. H. Moh. Anwar, PRKP & Cipta Karya, Dinsos dan Dinas Pendidikan (Disdik).

GPMS menilai, sembilan OPD tersebut kinerjanya tidak berpihak pada masyarakat di Sumenep.

Bappeda misalnya, dinilai massa memberi lampu hijau pada investor untuk menambang fosfat di Sumenep. Dengan adanya rencana review terhadap perda RTRW.

"Kami minta Bupati Sumenep untuk mengevaluasi 9 OPD ini, kalau tidak becus copot saja," kata Korlap massa aksi, Andi Khllis.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved