Berita Malang

Dinas Perhubungan Kota Malang Lakukan Kajian Soal Rencana Pemasangan E-Tilang di Setiap Persimpangan

Dinas Perhubungan Kota Malang masih melakukan kajian terkait rencana pemasangan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di tiap persimpangan.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Persimpangan Puntodewo Kota Malang yang telah dilengkapi dengan kamera CCTV dan menggunakan Traffic Light adaptif (ATCS). 

Reporter: Rifky Edgar | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Dinas Perhubungan Kota Malang masih melakukan kajian terkait rencana pemasangan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di setiap persimpangan di Kota Malang.

Pemasangan E-TLE tersebut dilakukan, guna menunjang penerapan Elektronik Tilang (E-Tilang) yang sejalan dengan rencana dari Kepolisian.

Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono mengatakan, E-TLE bakal diletakkan di persimpangan yang telah dilengkapi dengan Area Traffic Control System (ATCS). 

Sedangkan kajiannya dilakukan di tiap persimpangan, dengan melihat persimpangan mana yang selama ini banyak ditemukan pelanggaran lalu lintas.

Baca juga: Vaksinasi Covid 19 Tahap 2 untuk Petugas Pelayanan Publik di Malang Ditargetkan Rampung Akhir Maret

Baca juga: Sebanyak 3.520 Pedagang Pasar di Kota Mojokerto Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Promo Alfamart Terbaru pada Sabtu 13 Maret 2021, Ada Promo Susu Hebat hingga Produk Spesial Mingguan

Baca juga: CUMA HARI INI! Promo Super Hemat Indomaret Khusus Perlengkapan Mandi, Dapat Diskon Gede-Gedean!

"Jadi kami masih melakukan pengkajian kepada persimpangan jalan di mana lokasi yang masih belum optimal dan masih ditemui pelanggaran lalu lintas. Serta di lokasi kawasan tertib lalu lintas," ucapnya.

Selain itu, kajian dilakukan dengan melihat geometri yang ada di tiap persimpangan. Seperti melihat persimpangan yang memperbolehkan belok kiri jalan terus dan rambu lalu lintas yang ada di persimpangan.

"Sebenarnya intinya ini kami sudah memberikan payung ya sesuai forum lalu lintas. Sebelum E-TLE ini diterapkan, jadi harus dilakukan pengkajian terlebih dahulu," ucapnya.

Tak hanya itu, komponen yang ada di dalam E-TLE tersebut bakal disingkronisasikan antara Dishub Kota Malang dengan Satlantas Polresta Malang. Agar dapat sama-sama dipantau. Yakni dengan menggunakan jaringan fiber optik.

"Yang jelas fungsi penegakan ada di Satlantas. Karena fungsinya nanti adalah menyorot pelanggar lalu lintas yang melewati marka jalan dan plat nomornya pelangar dan lain-lain," ucapnya.

Sementara itu, seperti yang diberitakan sebelumnya, Dari hasil forum lalu lintas yang dilakukan oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang dan Satlantas Polresta Malang Kota, telah dipetakan sebanyak 13 titik di Kota Malang.

"Kurang lebih nanti ada 13 titik, dengan 24 unit kamera akan terpasang," ujar Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution kepada TribunJatim.com, Sabtu (13/3/2021).

Sebelumnya, pada rencana awal pihak Pemkot Malang berencana akan memasang di sekitar 6 titik. Akan tetapi dari hasil forum lalu lintas tersebut, ternyata ada penambahan hingga 13 titik.

"Memang menambah, untuk titik yang kami ajukan yaitu ada di simpang 3 PDAM,  simpang 3 Borobudur, simpang 3 Ciliwung, simpang 3 Savana, simpang 4 Kaliurang, simpang 3 Trio 2, simpang 3 jembatan UB, Taman Krida Budaya (TKB), simpang 3 Dinoyo, simpang Sulfat, Rampal, Klenteng dan Simpang Gadang," bebernya.

Namun ia menjelaskan, dari 13 titik tersebut masih akan disetorkan kepada pihak Pemkot Malang. Dan dari hal tersebut, pihak Pemkot Malang yang nantinya akan memastikan berapa titik yang disesuaikan dengan anggaran yang ada.

"Nanti yang akan disetujui yang mana, ini masih tarik ulur. Mungkin lebih jelasnya yang di setujui berapa, setelah ketok palu dari Pemkot Malang yang disesuaikan dengan anggaran yang tersedia berapa," jelasnya.

Sementara itu ia mengungkapkan, pemetaan titik pemasangan kamera ETLE hingga 13 lokasi tersebut, karena adanya permintaan dari Pemkot Malang untuk bisa memasang lebih dari 10 titik.

"Kami diminta lebih dari 10 titik, karena memang mungkin anggarannya mencukupi. Jadi kami diminta lebih dari 10 titik, dan kami coba ajukan sebanyak 13 titik," ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa Wali Kota Malang, Sutiaji meminta penerapan E-Tilang menggunakan kamera ETLE bisa segera dimaksimalkan. Guna menggandeng progres dari program Smart City.

"Pak Wali Kota sendiri juga antusias. Dalam hal ini juga berkoordinasi dengan Kapolresta untuk segera mengaplikasikan kegiatan ini. Karena termasuk program 100 hari Kapolri, dan menggandeng tangan dengan program pemerintah untuk Smart City," tandasnya.

Baca juga: Mimpi Dikejar Singa? Waspada Kejadian Buruk, Pertanda Datangnya Aura Gelap yang Menyelubungi Hidupmu

Baca juga: Tabung Gas Elpiji Meledak, Perahu Nelayan di Pulau Raas Kabupaten Sumenep Hancur, 4 Orang Luka Berat

Baca juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 14 Agar Lolos, Simak Syarat dan Langkah yang Harus Dilakukan

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Minggu 14 Maret 2021, Kisah Asmara Leo Indah, Libra dan Pasangan Salah Paham

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved