Berita Sidoarjo

Pelaku Pembunuhan Siswa SMP Sidoarjo Jerat Leher Korban Pakai Sarung, Dada Korban Ditahan Pakai Kaki

Siswa SMP Sidoarjo bernama Andika Reza Rahmadani (14) tewas setelah lehernya dijerat sarung oleh dua orang tetangganya sendiri.

Penulis: M Taufik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M TOVIC
Rilis kasus pembunuhan siswa SMP Sidoarjo di Mapolresta Sidoarjo, Senin (15/3/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO – Remaja asal Desa Lambangan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, bernama Andika Reza Rahmadani (14) ditemukan tewas.

Siswa SMP Sidoarjo itu tewas setelah lehernya dijerat sarung oleh dua orang tetangganya sendiri, Muhammad Hanafi (26) dan Muhammad Bayu Krisna (21), keduanya warga Desa Lambangan.

Korban dibunuh di dalam mobil pikap Granmax L 9791 W warna hitam.

Baca juga: Tak Terduga, Pelaku Pembunuhan Siswa SMP Sidoarjo Ternyata Orang Terdekatnya, Dua Pelaku Ditangkap

Baca juga: Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual pada Bocah di Sampang Belum Rampung, Polisi Ungkap Kendala

Setelah tak bernyawa, jenazahnya dibuang di parit atau sungai kecil di pinggir sawah Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Dua pelaku pembunuhan itu sudah ditangkap petugas.

Dalam pemeriksaan, mereka mengaku menghabisi nyawa korban dengan cara menjerat Andika menggunakan kain sarung yang diikatkan di leher.

Ujung sarung dipegang dua orang pelaku, kemudian ditarik sampai terdengar suara lehernya patah.

Agar korban tak bisa melawan, pelaku juga menahan dada korban menggunakan kaki.

“Pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan tujuan untuk menguasai ponsel milik korban,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji sambil menunjukkan kedua tersangka dan beberapa barang bukti, Senin (15/3/2021).

Beberapa barang bukti disita petugas dalam perkara ini. Termasuk Daihatsu Granmax L 9791 W warna hitam, sebuah handpone merk OPPO A-31 warna hitam.

Polisi saat melakukan olah TKP dan mencari beberapa petunjuk dari lokasi penemuan mayat seorang remaja di Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Minggu (7/3/2021).
Polisi saat melakukan olah TKP dan mencari beberapa petunjuk dari lokasi penemuan mayat seorang remaja di Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Minggu (7/3/2021). (TRIBUNMADURA.COM/M TAUFIK)

Baca juga: Jenazah Istri Terlantar Hampir 24 Jam di Rumah Kos, Suami Sibuk Mengurus Pemakaman Seorang Diri

Baca juga: Motornya Dikira Dipinjam Santri, Ustaz di Tuban Baru Sadar Jadi Korban Pencurian Sepekan Kemudian

Kemudian, ada sepeda motor honda Beat Warna Biru kombinasi putih Nomor Polisi W 3185 WV, sarung warna coklat kombinasi hitam, jaket warna ungu kombinasi hijau, celana pendek warna merah, baju warna merah, dan celana dalam warna krem.

“Para pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan tindak pidana kekerasan terhadap anak. Sebagaimana pasal 80 ayat 3 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak atau pasal 340 KUHP Subs pasal 339 KUHP Subs pasal 338 KUHP,” urainya.

Pembunuhan ini sudah direncanakan sejak awal oleh dua pelaku.

Mereka mengincar korban karena ingin menguasai sepeda motor dan ponsel milik korban yang di dalamnya diduga berisi cips game online senilai kisaran Rp 7 juta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved