Kebakaran di Pasar Campurdarat

375 Pedagang Terdampak Kebakaran di Pasar Tradisional Campurdarat Tulungagung Dipindah ke Lapangan

Pasar tradisional di wilayah Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung Rabu (17/3/2021) dini hari, terbakar. 375 pedagang terdampak kebakaran.

Penulis: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Pedagang sedang mengais sisa-sisa kebakaran di Pasar Campurdarat Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (17/3/2021) dini hari. 

Reporter: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Pasar tradisional di wilayah Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung Rabu (17/3/2021) dini hari, terbakar.

Api yang tiba tiba muncul, dan secara cepat membakar sebagian besar bangunan pasar beserta isinya tersebut, diduga berasal dari lapak pedagang plastik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) telah selesai mendata dampak kebakaran Pasar Capurdarat, Rabu (17/3/2021) pukul 02.00 WIB.

Total ada 375 pedagang pasar yang terdampak, karena tempat jualannya dilalap api.

Baca juga: Beredar Video Nadya Arifta Gelar Bridal Shower, Sinyal Segera Dinikahi Kaesang Pangarep Makin Kuat

Baca juga: Ramalan Zodiak Karier dan Keuangan pada Rabu 17 Maret 2021: Jaringan Sosial Scorpio Semakin Besar

Baca juga: Dini Hari, Pasar Campurdarat di Tulungagung Hangus Terbakar, Pedagang Mengais Sisa-sisa Kebakaran

Baca juga: Bukan Petunjuk Jodoh, Mimpi Melihat Ular yang Banyak Justru Pertanda Kondisi Psikologis Tidak Baik

Menurut Kepala Disperindag Kabupaten Tulungagung, Tri Hariyadi, paling banyak kebakaran ada di sisi timur.

Total ada 214 los pasar yang terbakar, sedangkan di sisi barat ada 82 los.

Kemudian ada 76 los pedagang satur, serta tiga buah kios.

"Dari total 46 kios, tiga terdampak sedangkan 43 masih dalam kondisi bagus," terang Tri Hariyadi, Rabu pagi.

Tri Hariyadi menambahkan, pihaknya akan mencari solusi agar para pedagang yang terdampak cepat bisa kembali berjualan.

Salah satu alternatif yang akan dirapatkan dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Campurdarat adalah penggunaan lapangan Campurdarat.

Lapangan ini dirasa representatif karena luas dan lokasinya hanya sekitar 100 meter dari lokasi pasar.

Namun jika ada usulan lokasi lain yang lebih baik, Tri akan mempertimbangkan.

"Kalau lapangan Campurdarat kan luas, mungkin tidak dipakai seluruhnya. Mungkin ada bagian yang gampang banjir, tidak kita gunakan," sambung Tri.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved