Berita Trenggalek

Kasus Penipuan Jual Beli Minyak Goreng, Raup Rp 75 Juta Sekali Transaksi, 1 Tersangka Ditetapkan DPO

Satreskrim Polres Trenggalek mengamankan dua orang dalam kasus penipuan bermodus jual beli minyak goreng skala besar.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Elma Gloria Stevani
Polres Trenggalek
Tumpukan minyak goreng yang menjadi salah satu barang bukti dari kasus penipuan yang terjadi di Kabupaten Trenggalek. 

Reporter: Aflahul Abidin | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Satreskrim Polres Trenggalek mengamankan dua orang dalam kasus penipuan bermodus jual beli minyak goreng skala besar.

Dua orang yang kini telah jadi tersangka itu adalah WSP (25) warga Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo dan DLA (27) warga Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Menariknya modus penipuan ini dijalankan dari jarak jauh, yakni dari Provinsi Papua.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Tatar Hernawan menjelaskan, ada tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus itu.

Namun satu tersangka lain berinisial SM masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca juga: Cincin Batu Karang dan Seserahan Senilai Rp 1 M Resmikan Pertunangan Aurel dan Atta Halilintar

Baca juga: Lucinta Luna Nangis Kejer, Cerita Hartanya Terkuras Habis Usai Bebas dari Tahanan: Meratapi Hidup

Baca juga: 375 Pedagang Terdampak Kebakaran di Pasar Tradisional Campurdarat Tulungagung Dipindah ke Lapangan

Baca juga: Beredar Video Nadya Arifta Gelar Bridal Shower, Sinyal Segera Dinikahi Kaesang Pangarep Makin Kuat

Tatar menjelaskan, para tersangka berperan sebagai broker minyak goreng skala besar dalam kasus itu.

Awalnya, tersangka melihat unggahan penjualan minyak goreng di media sosial Facebook. Sang penjual adalah seorang distributor minyak goreng di Kabupaten Ponorogo.

Salah satu dari tersangka kemudian menghubungi sang penjual untuk menanyakan metode transaksi pengiriman dan membayaran minyak goreng.

Setelah tahu bahwa minyak goreng bisa diantar ke pembeli, para tersangka berganti menawarkan minyak goreng itu lewat platform yang sama.

“Dari sana tersangka ini mendapat pembeli yang berasal dari Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek,” kata Tatar, Rabu (17/3/2021).

Menurut Tatar, warga Pule itu menghubungi para tersangka dan menghendaki pembelian minyak goreng kemasan sebanyak 500 karton. Nilainya kurang-lebih Rp 75 juta.

Para tersangka menyanggupi dan meminta agar pembayarannya dilakukan lewat transfer begitu minyak goreng sampai di lokasi pengiriman.

Setelah sepakat, para tersangka kemudian menghubungi sang distributor alias si penjual asli.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved