Berita Sumenep

Pulau Madura Punya Potensi Terjadi Gempa Bumi, Warga Sumenep Diminta Waspada Tapi Tak Panik

Pulau Madura ini memiliki potensi gempa bumi, mulai dari Kabupaten Bangkalan, pesisir utara, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Takut gempa, Warga Desa Propoh, Pulau Raas Sumenep tidur di luar rumah. 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dua tahun berturut-turut, Kabupaten Sumenep, Madura, dilanda gempa bumi sebanyak dua kali.

Sesuai data yang tercatat di BPBD Sumenep, gempa bumi pertama terjadi pada tahun 2018 dan kedua pada tahun 2019 lalu.

Tahun 2018 lalu, gempa bumi di Sumenep mengakibatkan sejumlah rumah rusak di wilayah Kecamatan Batuputih, Kecamatan Sapudi atau Pulau Raas.

Baca juga: Kabar Warga Ber-KTP Surabaya Bisa Melamar Kerja di Balai Kota, Begini Kata Pemkot: Tidak Benar 

Baca juga: Kecelakaan di Jembatan Suramadu, Warga Bangkalan Tewas setelah Mobilnya Terbalik, Suami Selamat

Sedangkan gempa bumi kedua di Sumenep terjadi di wilayah Pulau Sapudi dan Pulau Raas.

Akibat dari gempa bumi itu, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riadi mengatakan, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada terjadinya gempa bumi.

Sebab, sesuai hasil dari penelitian Institute Sepuluh November (ITS), Pulau Madura ini memang memiliki potensi gempa bumi, mulai dari Kabupaten Bangkalan, pesisir utara, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

"Masyarakat harus tetap waspada akan terjadinya gempa alam, Madura memiliki potensi gempa, sesuai hasil penelitian ITS," kata Abd Rahman Riadi, Jumat (19/3/2021).

Ia mengaku, tidak bisa memprediksi potensi gempa yang akan terjadi, termasuk berpotensi tsunami atau tidak.

Karena itu, katanya, hal itu tergantung pada titik episentrum gempa terjadi.

"Tergantung pada titik episentrum, bukan semua gempa dibarengi dengan tsunami," paparnya.

Di Kabupaten Sumenep, belum ada alat yang bisa mendeteksi mengukur kebesaran dan kekuatan gempa, termasuk titik gempa terjadi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved