Breaking News:

Berita Batu

1,5 Ton Keripik Apel di Kota Batu Dibakar, ada yang Dijadikan Pakan Ternak, Begini Penyebabnya

Wahyu Nano selaku pemilik UMKM mengungkapkan jika keripik apelnya dimusnahkan lantaran sudah kadaluarsa.

Penulis: Benni Indo
Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Keripik apel dibakar, pemilik UMKM di Kota Batu mengaku keripik apelnya sudah tak layak konsumsi akibat pandemi 

“Sisanya diberikan ke ternak sebagai pakan daripada dikonsumsi masyarakat bisa bahaya nanti, keracunan atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” lanjutnya.

Keripik yang dimusnahkan sebanyak 1.5 ton.

Anggota DPRD Kota Batu, Khamim Tohari selaku produsen Kendedes Selecta Fruit juga mengalami hal serupa.

Sejak Maret 2020, dirinya tidak lagi memproduksi.

Ada 30 orang karyawan yang dirumahkan.

“Dalam sehari, dulu omsetnya antara Rp 7 juta sampai Rp 10 juta.

Sejak Maret tahun lalu hingga Maret tahun ini sudah tidak produksi,” katanya.

Khamim, Ketua Komisi C ini sempat mengajak para jurnalis ke tempat produksi keripik.

Di sana, ada empat mesin pembuat keripik yang berhenti beroperasi.

Juga puluhan mesin pendingin yang tidak lagi beroperasi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved