Berita Sumenep

Vaksin Covid-19 di Sejumlah Puskesmas di Sumenep Alami Kehabisan, Animo Masyarakat Tinggi Jadi Sebab

Kekurangan vaksin Covid-19 terjadi di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Ilustrasi vaksin Covid-19 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kekurangan vaksin Covid-19 terjadi di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Seperti yang dialami oleh Puskesmas Pandian Kota Sumenep yang mengalami kekurangan vaksin Covid-19.

Akibatnya, banyak masyarakat yang tidak mendapat pelayanan vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Kepala Puskesmas Pandian, Achmad Syamsuri mengakui jika stok vaksin sudah menipis sejak tanggal 15 Maret lalu dan pada tanggal 18 Maret 2021 pihaknya mendapatkan tambahan vaksin Covid-19.

"Jumlah yang kami terima saat itu tidak sesuai yang kami ajukan, sehingga hari itu juga langsung habis," katanya, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Ronald Koeman Ingin Tampung Gelandang Suram Manchester United di Barcelona, Bakal Terwujud?

Baca juga: Terbangun Tengah Malam? Rasulullah Menganjurkan Membaca Doa dan Dzikir Ini Saat Hendak Kembali Tidur

Baca juga: Ramalan Shio Lengkap Hari Ini Selasa 23 Maret 2021, Cek Bagaimana Nasib Peruntunganmu

Oleh karena itu katanya, di Puskesmas Pandian ada sekitar 434 orang yang belum menerima pelayanan vaksin tahap kedua.

"Tidak tau kalau untuk yang Puskesmas lainnya, dari informasi teman-teman juga kehabisan," katanya.

Achmad Syamsuri mengatakan, pihaknya butuh sekitar 40 vial vaksin untuk memberikan vial vaksin tahap kedua bagi yang sudah mendapat vaksin tahap pertama.

"Dalam satu vial vaksin itu isinya 10 dosis atau untuk 10 orang," katanya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Agus Mulyoni mengatakan soal kehabisan vaksin itu dinilai animo masyarakat di wilayah kota keris ini cukup tinggi.

Sehingga kata Agus Mulyono, pelayanan vaksin dan salah satunya di Puskesmas Pandian Sumenep ditunda sampai ada atau tersedia kembali.

"Hal itu karena animo masyarakat ini cukup tinggi untuj mendapatkan pelayanan vaksin," kata Agus Mulyono.

Namun demikian, masyarakat diminta jangan khawatir. Sebab pihaknya mengaku sudah mengajukan penambahan vaksin jenis sinovak kepada Provinsi Jawa Timur," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved