Breaking News:

Penangkapan Muncikari Pamekasan

Muncikari Penyedia Jasa Layanan PSK di Pamekasan Kesehariannya Berjualan Kopi di Pasar 17 Agustus

Muncikari penyedia jasa pekerja seks komersial (PSK) di Pamekasan itu ternyata bekerja sebagai penjual kopi.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Muncikari S saat diinterogasi di ruang pengaduan Polres Pamekasan, Madura, Rabu (24/3/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Muncikari berinisial S (51) ditangkap anggota Satreskrim Polres Pamekasan, Madura, Senin (22/3/2021) siang.

Muncikari S ditangkap di sebuah warung kopi di dalam Pasar 17 Agustus, Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan.

Selain menyediakan jasa pekerja seks komersial (PSK) kepada pria hidung belang, muncikari Pamekasan itu ternyata bekerja di sebuah warung kopi.

Baca juga: BREAKING NEWS - Muncikari Penyedia Jasa PSK di Pamekasan Ditangkap Polisi di Pasar 17 Agustus

Baca juga: Berbuat Dosa di Kebun, Dua Warga Pulau Kangean Sumenep Diringkus Polisi, Sapi Jadi Barang Bukti

Baca juga: Penangkapan Muncikari Pamekasan Berawal dari Penggerebekan Pasangan Mesum di Hotel Jalan Bonorogo

Muncikari S (51) saat diintrogasi penyidik Satreskrim Polres Pamekasan, Rabu (24/3/2021).
Muncikari S (51) saat diintrogasi penyidik Satreskrim Polres Pamekasan, Rabu (24/3/2021). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Sehari-harinya, muncikari S bekerja sebagai penjual kopi di Pasar 17 Agustus Kabupaten Pamekasan.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan, muncikari S dikenai hukuman hingga 1 tahun lamanya.

”Muncikari ini dikenai pasal 296 subs 506 KUHP tentang prostitusi. Ancaman hukumannya satu tahun empat bulan," kata AKP Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi TribunMadura.com di ruang kerjanya, Rabu (24/3/2021).

"Karena pasal yang dikenakan adalah pasal pengecualian, maka pihak kepolisian bisa melakukan penahanan," jelas dia.

Berdasarkan pengakuan S, modus transaksi jasa esek-esek yang ia sediakan hanya menunggu pelanggan yang datang ke warung kopinya.

Misal ada pelanggan kopinya yang butuh jasa PSK, lalu oleh S langsung disediakan.

Sementara, tarif yang biasa dipatok ke pelanggannya oleh si muncikari dan PSK ini berkisar Rp 100 ribu - Rp 200 ribu.

"Kalau ada pelanggan kopinya yang butuh jasa PSK, lalu S langsung menelepon si PSK,” tutupnya.

Muncikari S saat diinterogasi di ruang pengaduan Polres Pamekasan, Madura, Rabu (24/3/2021).
Muncikari S saat diinterogasi di ruang pengaduan Polres Pamekasan, Madura, Rabu (24/3/2021). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Baca juga: Demo Massa LSM di Kejari Sampang Diwarnai Ricuh, Terjadi Aksi Dorong Para Demonstran dan Aparat

Baca juga: Pasrah Sapinya Hilang Berhari-Hari, Warga Sumenep Tak Sengaja Pergoki Maling Ternaknya di Kebun

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved