Breaking News:

Penangkapan Muncikari Pamekasan

PSK Paruh Baya Layani Pemuda Pamekasan Kencan di Hotel, Kedapatan Tanpa Busana saat Digerebek Polisi

Pemuda 20 tahun asal Pamekasan menyewa PSK berusia 47 tahun untuk layanan kencan di hotel.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Istockphoto/Napadon Srisawang
ILUSTRASI - pemuda 20 tahun sewa layanan PSK 47 tahun di Pamekasan 

Muncikari Jual Pekerja Warung Kopi

Jasa pekerja seks komersial (PSK) ditawarkan sang muncikari kepada pemuda itu.

Muncikari S menawarkan PSK yang tak lain adalah pekerja warung kopinya kepada pria hidung belang.

S menceritakan, E mulai bekerja di warung kopinya berangsur 10 hari.

Muncikari S saat diinterogasi oleh Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo di ruang pengaduan Polres Pamekasan, Madura, Rabu (24/3/2021).
Muncikari S saat diinterogasi oleh Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo di ruang pengaduan Polres Pamekasan, Madura, Rabu (24/3/2021). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Baca juga: Muncikari Penyedia Jasa Layanan PSK di Pamekasan Kesehariannya Berjualan Kopi di Pasar 17 Agustus

Baca juga: Demo Massa LSM di Kejari Sampang Diwarnai Ricuh, Terjadi Aksi Dorong Para Demonstran dan Aparat

Namun, sekitar tiga hari, E tidak masuk kerja di warung kopinya, berangsur sebelum S ditangkap Polisi.

Selama bekerja 10 hari tersebut, E oleh S hanya dibayar Rp 50 ribu.

Di warung kopi miliknya, E Kesehariannya bekerja mencuci piring, mencuci gelas wadah kopi, menyapu dan memasak.

Tapi, bila ada pelanggan kopinya yang butuh jasa PSK, S menawarkan kepada E mau atau tidak.

"Ketemuannya di warung kopi saya. Tapi transaksi mereka saat janjian dan bayar uangnya mungkin di luar," kata S saat diwawancarai TribunMadura.com.

S mengaku baru sekali kepergok menyediakan jasa PSK ini terhadap pria hidung belang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved