Breaking News:

Mayat Gadis di Kamar Hotel

BREAKING NEWS - Gadis asal Jawa Barat Ditemukan Tak Bernyawa Tanpa Busana di Kamar Hotel Surabaya

Seorang gadis asal Jawa Barat ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tanpa busana di sebuah kamar hotel.

dok polisi
Evakuasi jenazah gadis asal Jawa Barat berinisial NS (21) di sebuah kamar hotel di Jalan Kedungdoro, Kota Surabaya, Kamis (25/3/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang gadis berinisial NS (21) ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah kamar hotel di Jalan Kedungdoro, Kota Surabaya, Kamis (25/3/2021).

Saat itu, gadis asal Jawa Barat tersebut ditemukan pertama kali oleh temannya sendiri.

Teman korban menaruh curiga lantaran tak dapat respon saat dihubungi via ponselnya.

Baca juga: Cerita Pahit Suami Bu Kades, Diusir dari Rumah Karena Bongkar Skandal Perzinahan Istri: Chat Mesra

Baca juga: Dalam Keadaan Sekarat, Gadis Pemandu Lagu asal Malang Dinodai Teman Pacarnya Sebelum Meregang Nyawa

Baca juga: Buruh Tani Depresi Terlilit Utang, Putuskan Tinggalkan Rumah Lalu Nekat Gantung Diri di Pohon Jati

Karena tak ada respon, teman korban kemudian mendatangi kamar hotel tersebut, dibantu petugas hotel.

Saksi terkaget saat menemukan korban sudah tergeletak di bawah lantai kamar dekat kasurnya dengan kondisi tanpa busana.

Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto membenarkan kejadian tersebut.

"Saat ditemukan memang tanpa busana sama sekali,"

"Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan terhadap saksi," ujar Risti, Kamis (25/3/2021).

Polisi kemudian mendatangkan tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk mengevakuasi jenasah korban.

Disinggung terkait dugaan sementara kematian korban, Risti mengaku masih menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit.

Baca juga: Capai Rp 8.6 M, Anggaran Pemindahan Terminal Trunojoyo Sampang Terancam Direcofusing, Ini Sebabnya

Baca juga: Demo di Depan Kantor Dinsos Sumenep, Aktivis Mahasiswa Tuding Dinas Sosial Main Mata Soal BPNT

"Sudah dibawa ke rumah sakit RSUD Dr Soetomo. Tidak ada tanda kekerasan," ucap dia.

"Untuk penyebabnya kami menunggu hasil autopsi," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved