Berita Kediri

Lagi Asyik Main Judi Toto Gelap Singapura, Pria Kediri Ini Tak Berkutik Saat Polisi Gerebek Warung

Pria asal Kediri ditangkap polisi, saat sedang asyik bermain judi toto gelap Singapura di sebuah warung kopi (warkop).

ISTIMEWA
Pria bernama Muhklis merupakan terduga pelaku tindak pidana judi di Desa Bendo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Kamis (25/3/2021). 

Reporter: Farid Mukarrom| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Pria berinisial MS, warga Desa Bendo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri kini harus mendekam di balik jeruji penjara.

Pria berusia 47 tahun ini ditangkap polisi, saat sedang asyik bermain judi toto gelap Singapura di sebuah warung kopi (warkop).

MS ditangkap jajaran Reskrim Polsek Pare saat kedapatan melakukan aksi judi sembari menikmati kopi, Rabu (24/3/2021).

Kapolsek Pare AKP I Nyoman Sugita mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Desa Bendo terdapat warung yang digunakan untuk arena main judi.

Baca juga: Emosi Adi Pratama Memuncak saat Permintaan Tak Pernah Dituruti, Hingga Akhirnya Bunuh Ayah Kandung

Baca juga: Persebaya Pastikan Siap Gempur di Laga Kedua Grup C Piala Menpora 2021 Hadapi Madura United

Baca juga: Ramalan 6 Shio Besok Jumat 26 Maret 2021: Ayam, Naga, Kuda, Macan, Tikus Diprediksi Kurang Beruntung

Baca juga: Ramalan Peruntungan Shio Besok, Jumat 26 Maret 2021: Babi, Monyet, Kerbau, Kambing Berpotensi Hoki

"Setelah dapat laporan kami amankan seorang pelaku inisial MS (47) yang sedang main asik judi toto gelap Singapura," ujarnya kepada TribunMadura.com, Kamis (25/3/2021).

Melanjutkan menjelaskan AKP I Nyoman Sugita bahwa peran tersangka ini adalah sebagai pengecer.

"Saat di lokasi kejadian benar bahwa pelaku sedang nongkrong dan main judi di warung kopi," imbuhnya.

Sementara itu hasil dari penangkapan kepada terduga pelaku, Polsek Pare berhasil amankan beberapa barang bukti.

"Kita sita 2 Hp, satu buku tabungan, sebuah bukti transfer yang digunakan untuk melakukan aksi perjudian," jelas Kapolsek Pare.

Atas perbuatannya pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

“Sesuai perbuatannya, tersangka dijerat dalam pasal 303 KUHP tentang perjudian,” tutur AKP I Nyoman Sugita.

Selain itu menurut AKP I Nyoman Sugita pihaknya akan terus mendalami kasus ini, untuk melihat kemungkinan pelaku melakukan aksinya di lokasi lain.

"Masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan oleh jajaran kami," pungkasnya.

Simak berita lainnya terkait Kediri

Simak berita lainnya terkait judi

Simak berita lainnya terkait Madura

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved