Berita Pamekasan

Pemkab Pamekasan akan Bangun 20 Toko Wira Usaha Milik Rakyat, Strategi Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, berencana mendirikan 20 toko wira usaha milik rakyat (wamira) mart.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Pamekasan, Abdul Fata. 

Reporter: Kuswanto Ferdian| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, berencana mendirikan 20 toko wira usaha milik rakyat (wamira) mart.

Wamira mart tersebut, nantinya direncanakan akan tersebar di 13 kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Pamekasan, Abdul Fata mengatakan, rencana pendirian wamira mart tersebut untuk menampung produk wira usaha baru (WUB) dan produk usaha kecil menengah (UKM) lainnya sebagai program prioritas Bupati Baddrut Tamam di sektor ekonomi.

Kata dia, wamira mart tersebut nantinya akan memudahkan pemasaran produk asli Pamekasan.

Baca juga: Polres Jember Tangkap Lima Pengedar Sabu Seberat 178,55 Gram dari Madura di Lima Tempat Berbeda

Baca juga: Lagi Asyik Main Judi Toto Gelap Singapura, Pria Kediri Ini Tak Berkutik Saat Polisi Gerebek Warung

Baca juga: Emosi Adi Pratama Memuncak saat Permintaan Tak Pernah Dituruti, Hingga Akhirnya Bunuh Ayah Kandung

Baca juga: VIRAL di Medsos, Video Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Mobil Pick Up di Malang, Tiga Pelaku Ditembak

Nantinya juga, masyarakat yang membutuhkan produk lokal asli bumi Gerbang Salam bisa langsung mengunjungi sejumlah toko wamira mart.

"Nanti ada 20 titik, arahannya Bapak Bupati seperti itu. Model kerjasamanya itu belum, karena tidak mungkin kita mendirikan sendiri, bentuk kerjasamanya nanti kita kaji lah," kata Abdul Fata kepada TribunMadura.com, Kamis (25/3/2021).

Pria yang akrab disapa Fata ini juga mengungkapkan, Pemkab Pamekasan memiliki iktikad kuat untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Nantinya strategi untuk menumbuhkan ekonomi ini, tidak sekadar memberi pelatihan, alat, dan modal.

Melainkan juga akan disediakan tempat pemasaran dari produk lokal di wamira mart.

Seperti, melalui pemasaran offline, dan fasilitas pemasaran online.

Saat ini, pihaknya belum bisa memastikan anggaran untuk pendirian wamira mart tersebut.

Alasannya, karena proses recofusing untuk penanganan Covid-19 belum selesai.

Namun kata dia, rencana pendirian wamira mart itu akan terealisasi tahun 2021.

"Kami ingin memastikan dulu ketersediaan anggaran. Sementara masih recofusing, tetapi saya yakin dan percaya karena ini program prioritas Bapak Bupati akan disediakan anggarannya," ujarnya.

Lebih lanjut Fata berharap, ekonomi masyarakat Pamekasan bisa tumbuh dan berkembang dengan program kreatif Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. 

Sebab, adanya program itu bertujuan untuk memberdayakan masyarakat.

Baca juga: UPDATE Anak Bunuh Ayah Kandung di Dampit Malang, Pelaku Sempat Minta Uang Rp3 Juta Tapi Tak Dituruti

Baca juga: Desa Wonocepokoayu dan Desa Kandangan di Lumajang Diguyur Hujan Es Sebesar Biji Jagung

Baca juga: Hendak Edarkan Sabu di Rumah, Tukang Las Ditangkap Polisi Kediri, Kedapatan Bawa 0,34 Gram Sabu

Baca juga: Kisah Cinta Segi Empat Berujung Pembunuhan Pemandu Lagu di Malang, Ayu Dirudapaksa Sebelum Dibunuh

Simak berita lainnya terkait Pamekasan

Simak berita lainnya terkait Madura

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved