Breaking News:

Berita Pamekasan

DPC Demokrat Pamekasan Tolak Impor Beras, Madura Sedang Panen Raya Padi dan Stok Beras Melimpah

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pamekasan, Madura, menolak rencana pemerintah untuk mengimpor beras.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
ISTIMEWA
Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat DPRD Pamekasan, Ismail. 

Reporter: Kuswanto Ferdian| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pamekasan, Madura, menolak rencana pemerintah untuk mengimpor beras.

Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat DPRD Pamekasan, Ismail menilai, stok beras yang dimiliki oleh RI masih dalam kondisi aman. 

Apalagi sejumlah petani di sejumlah wilayah saat ini ada yang sudah melakukan panen raya.

“Kami sepakat untuk menolak impor beras. Karena itu sangat merugikan petani,” kata Ismail, Kamis (25/3/2021).

Ia beralasan, ketidaktertarikannya terhadap beras impor tersebut sebagai upaya memberikan perlindungan terhadap para petani.

Baca juga: Pembangunan Floodway Akan Jadi Solusi Atasi Banjir di Sampang Madura, Dibangun Sepanjang 7 Kilometer

Baca juga: Janin Bayi Ditemukan di Bibir Pantai Sumenep, Kepala hingga Kaki Terpotong, Diduga Korban Mutilasi

Baca juga: Polres Sampang Resmikan Gedung dan Retail Modern Wira Asta Brata Mart untuk Pasarkan Produk UMKM

Baca juga: Rencana Penghapusan TTP ASN di Pamekasan Masih Tahap Kajian, Sekdakab: Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Apalagi di pulau Madura saat ini sedang panen raya.

Sehingga rencana impor beras yang dicanangkan oleh pemerintah pusat itu dianggap hanya akan merugikan masyarakat, khususnya di Pamekasan.

“Hari ini masa panen di seluruh Indonesia, terutama di Madura sedang panen padi. Ngapain masih mau impor,” keluhnya.

Bahkan pihaknya menyarankan agar pemerintah RI menyerap hasil panen padi dari petani. 

Sebab, hal itu akan sangat membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Sebaiknya pemerintah bisa membeli hasil beras dan garam petani. Karena itu membantu perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Baca juga: Dikira Boneka, Warga Pulau Masalembu Sumenep Panik Temukan Janin Korban Mutilasi di Pinggir Pantai

Baca juga: Tak Tuntut Harta Gono Gini dari Ayus, Ririe Fairus Kantongi Hak Asuh Anak Setelah Resmi Bercerai

Baca juga: Persebaya Vs Madura United, Aji Santoso Sebut Arif Satria Belum Bisa Dimainkan di Laga Kedua Grup C

Baca juga: Tips Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 16, Simak Besaran Insentif dan 5 Hal Penting Berikut ini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved