Breaking News:

Berita Pamekasan

Cegah Masuknya Terorisme, Bhabinkamtibmas Bandaran Pamekasan Sosialisasi Bahaya Paham Radikalisme

Bhabinkamtibmas Desa Bandaran menyampaikan imbauan dan sosialisasi tentang bahaya paham radikalisme dan aksi terorisme terhadap warga setempat.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bhabinkamtibmas Desa Bandaran, Bripka Khairuddin saat menyampaikan imbauan dan sosialisasi tentang bahaya paham radikalisme dan aksi terorisme terhadap warga setempat, Sabtu (27/3/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bhabinkamtibmas Desa Bandaran, Bripka Khairuddin menyampaikan imbauan dan sosialisasi tentang bahaya paham radikalisme dan aksi terorisme terhadap warga setempat, Sabtu (27/3/2021).

Sosialisasi itu dilakukan dalam rangka mencegah dan antisipasi penyebaran, serta menangkal atau pun menolak masuknya paham radikalisme.

Selain itu, juga menangkal aksi terorisme yang dapat menimbulkan rasa takut dan kekhawatiran di masyarakat.

Baca juga: Pesan Khusus Krisdayanti ke Atta Halilintar: Prestasi Tetap Diutamakan, Jangan Cuma Ngomongin Mobil

Baca juga: Minta Aurel Hermansyah Hormati Raul Lemos, Krisdayanti: Itu Pendamping Ibumu dan Lelaki Pilihan Saya

Baca juga: 5 Hari Hilang, Ara Bocah Surabaya Ditemukan di Pasuruan, Keluarga Minta Proses Hukum Tetap Berlanjut

Baca juga: Arti Mimpi Rambut Rontok saat Keramas Menurut Primbon, Pertanda Datangnya Gangguan Dalam Hidup Anda

Bripka Khairuddin mengatakan, untuk mengantisipasi masuknya paham radikalisme di masyarakat, Polsek Tlanakan melalui Bhabinkamtibmas masing-masing menggandeng seluruh elemen masyarakat dengan cara mensosialisasikan dan menyampaikan imbauan tentang bahaya radikalisme dan terorisme.

Tujuannya, sehingga warga bisa mengerti dan mengingatkan kepada warga yang lain untuk tidak terpengaruh atau mengikuti paham radikalisme.

“Sosialisasi tentang bahaya paham radikalisme dan terorisme ini bertujuan untuk mengantisipasi ancaman terorisme," kata Bripka Khairuddin.

Ia berharap, warga Desa Bandaran bisa mengetahui tentang bahayanya radikalisme.

Sehingga bisa mempersempit ruang gerak pelaku terorisme yang tidak bertanggungjawab yang menganut paham radikalisme.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved