Breaking News:

Berita Mojokerto

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Pikatan Mojokerto Diperluas, Sempat Terkendala Debit Arus 

Proses pencarian korban tenggelam di Sungai Pikatan Kabupaten Mojokerto, bernama M Safii (24), masih terus dilakukan.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Lokasi menghilangnya korban M Safii (24) yang tenggelam di Sungai Pikatan Dusun Kedungrupit, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (27/3/2021). 

Progres pencarian korban tenggelam hingga kini belum membuahkan hasil.

Apalagi, hujan deras mengguyur lokasi kejadian yang menyebabkan debit air sungai meningkat.

"Pencarian korban sampai nanti sore sekitar pukul 16.30 WIB dan jika belum juga ditemukan maka dilanjutkan besok,"

Ainul menjelaskan kronologi kejadian korban mencari bonsai di sekitar Sungai Pikatan, pada Jumat (26/3/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kemudian, korban dikabarkan tenggelam hanyut terbawa arus sungai sekira pukul 15.00 WIB.

"Korban berenang mencari bonsai kemungkinan kecapekan terbawa arus sungai dan tenggelam, di samping itu dia juga membawa tas ransel yang berisi peralatan bonsai seperti, pisau gergaji dan lainnya," jelasnya.

Menurut dia, rekan korban sempat menolongnya menarik tali tambang yang sebelumnya diikat di badannya.

Namun, tali terlepas lantaran saking derasnya arus sungai.

Sedangkan, masih terdapat potongan batang pohon di pinggir sungai yang merupakan lokasi kejadian korban terseret arus Sungai Pikatan.

"Korban sempat melambaikan tangan sampai sejauh sekitar 200 meter dari titik lokasi kejadian dan hilang terseret arus sungai," ucap Ainul.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved