Breaking News:

Berita Malang

Masyarakat Diminta Cermat Pilih Produk Makanan dan Obat, Jangan Mudah Tergiur Khasiat Belum Teruji

Masyarakat diminta agar cermat memilih obat dan makanan saat pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Freepik.com
Ilustrasi obat 

"Pasalnya orang seringkali terpaku dengan khasiat sebuah obat namun tak tahu takarannya. Terutama jamu, saya berharap semua jamu punya lisensi BPOM," ucapnya.

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Ali Ahmad saat menghadiri diskusi Komunikasi Edukasi Cerdas Memilih Obat Tradisional yang Aman di Hotel Cakra Turen pada Minggu (28/3/2021).
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Ali Ahmad saat menghadiri diskusi Komunikasi Edukasi Cerdas Memilih Obat Tradisional yang Aman di Hotel Cakra Turen pada Minggu (28/3/2021). (TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO)

Baca juga: Adu Banteng Sepeda Motor Vs Truk di Kediri, Pengendara Motor sal Karanganyar Tewas di Tempat

Baca juga: Cara Mengurus Uang Santunan Rp 5 Juta untuk Ahli Waris Korban Covid-19, Siapkan Dokumen Penting Ini

Meski menduga banyak obat tradisional yang beredar tanpa izin, Ali menyatakan hingga kini masih belum menerima pengaduan adanya produk obat abal-abal tersebut.

"Belum ada laporan. Namun kami ini sedang antisipasi sejak dini melalui sosialisasi," katanya.

" Saya mengajak masyarakat lebih cerdas dalam memilih obat secara kimia dan tradisional," jelas pria yang identik mengenakan peci hitam ini.

Sebagai wakil rakyat, Ali menyatakan kesiapannya memfasilitasi pelaku usaha dalam mengurus izin di BPOM.

"Kami memfasiltasi pelaku usaha yang memerlukan pengurusan perizinan sampai ke BPOM," tutur Ali.

Kata Ali, mengurus izin produk ke BPOM sejatinya mudah. Namun, hanya saja membutuhkan modal.

"Masyarakat banyak yang tidak tahu, mengurus ke BPOM itu tidak susah. Memang ada biaya laboratorium sebesar Rp 5 juta, sudah itu saja tidak ada biaya lain," papar Ali.

Menurut Ali, produk yang akan didaftarkan ke BPOM benar-benar harus memiliki kualitas.

"Produknya harus berkualitas," tandas Ali.

Terakhir, Ali mengaku akan berkoordinasi dengan BPOM untuk memasifkan sosialisasi tentang kepengurusan izin produk.

"Masih edukasi dulu," tutupnya. (ew)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved