Breaking News:

Berita Tuban

Dipicu Konvoi Motor dan Menggeber Gas, Kelompok Peguruan Silat Bentrok dengan Warga di Tuban

Kejadian itu bermula saat ada konvoi sepeda motor dari kelompok perguruan silat yang selesai menghadiri acara kopdar di Jawa Tengah. 

istimewa
Viral Bentrok Warga Dengan Perguruan Silat di Tuban, Dipicu Konvoi Motor Usai Kopdar 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Terjadi bentrokan antara kelompok pemuda dengan warga di jalan raya Bojonegoro-Jatirogo,.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, peristiwa yang tepatnya terjadi di Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban itu dipicu adanya aksi konvoi motor yang dilakukan oleh kelompok perguruan silat, Minggu sore, (28/3/2021) sekitar pukul 17.05 WIB. 

Keributan itu dipicu adanya aksi konvoi sepeda motor yang dilakukan oleh kelompok perguruan silat

"Bentrokan terjadi antara masyarakat Desa Ngawun dengan kelompok perguruan silat, yang saat itu sedang konvoi sepeda motor di jalan sekitar," kata Kapolsek Parengan, Iptu Gunadi, Senin (29/3/2021). 

Menurutnya, kejadian itu bermula saat ada konvoi sepeda motor dari kelompok perguruan silat yang selesai menghadiri acara kopdar di Jawa Tengah. 

Baca juga: AC Milan Bakal Diguyur 100 Juta Euro, Kontrak Ibrahimovic Jadi Fokus, Bakal Beli Pemain Lagi?

Baca juga: Pengumuman Lolos Kartu Prakerja Gelombang 16, Login www.prakerja.go.id, Simak Bocoran Jadwalnya

Baca juga: Tukar Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2021, Tukar direward.ff.garena.com/id, Ikuti Event Free Fire

Mereka konvoi sambil menggeber gas dan memukul warga yang ada di lokasi kejadian, yang diketahui pelajar bernama Yoga (18). 

Usai kena pukul, pelajar itu langsung berlari dan minta bantuan masyarakat setempat.

Sejumlah warga akhirnya keluar dan mengejar anak-anak dari perguruan silat tersebut.

"Warga keluar dan mengejar anak-anak perguruan silat sehingga terjadi bentrok," beber Iptu Gunadi.

Akibat bentrokan tersebut, Agung Prabowo kelompok dari perguruan silat mengalami luka di bagian wajah. 

Kemudian dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

"Agung dibawa ke rumah sakit umum Bojonegoro oleh Polsek Parengan, karena mengalami luka di wajah," ungkap Kapolsek. 

Anggota Polsek Parengan bersama TNI yang mengetahui kejadian tersebut langsung datang ke lokasi kejadian, untuk melerai bentrok antara warga dengan kelompok perguruan tersebut. 

Setelah itu, para pendekar silat diminta membubarkan diri dan pulang ke rumahnya masing-masing.(nok) 

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved