Breaking News:

Berita Surabaya

2 Pemuda Tergeletak Penuh Luka di Tengah Jembatan Suramadu, Berpamitan ke Keluarga Pergi ke Surabaya

Dua pemuda ditemukan tergeletak penuh luka pada bagian wajahnya di tengah jembatan Surmadu arah Bangkalan Madura, Rabu (31/3/2021).

Thinkstock
ILUSTRASI - Dua pemuda ditemukan tergeletak penuh luka pada bagian wajahnya di tengah jembatan Surmadu arah Bangkalan Madura, Rabu (31/3/2021). 

Reporter: Firman Rachmanudin I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dua pemuda ditemukan tergeletak penuh luka pada bagian wajahnya di tengah Jembatan Surmadu arah Bangkalan Madura, Rabu (31/3/2021) sekitar puk 04.05 WIB subuh.

Keduanya alami luka pada bagian wajah dan beberapa bagian tubuh. Informasi juga menyebut jika korban sempat tak sadarkan diri sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Suryadi membenarkan kejadian tersebut.

Keduanya dilaporkan oleh warga tergeletak di jalur motor tanpa diketahui penyebabnya.

Bahkan, polisi masih kesulitan mengajaknya berkomunikasi karena kondisinya yang alami luka-luka.

Baca juga: Pelaku Penganiayaan 1 Keluarga di Mojokerto Dibekuk di Terminal Kertajaya, Kesal Sering Diremehkan

Baca juga: Kondisi Terkini Bapak, Ibu dan Anak yang Dianiaya Pakai Palu di Mojokerto: Bola Mata Nyaris Keluar

"Keduanya saat ini masih dalam perawatan dan belum bisa dimintai keterangan. Keluarga korban sudah mendampingi di rumah sakit, " jelasnya, Rabu (31/3/2021).

Dari keterangan keluarga korban, kedua pemuda itu berpamitan pergi ke Surabaya pada Selasa (30/3/2021) sore dan tidak kembali sampai ditemukan tergeletak penuh luka pada Rabu (31/3/2021).

"Kedua orang tua korban diberi tahu teman korban terkait penemuan kedua tergeletak di Suramadu. Mereka diduga hendak pulang karena berada di jalur ke arah Bangkalan, " katanya. 

Saat ini, polisi masih mendalami apakah keduanya merupakan korban begal atau kecelakaan tunggal.

Meski begitu, motor yang semula dikendarai korban tidak ada di lokasi kejadian.

"Masih kami dalami. Untuk data awal belum bisa kami konfirmasikan. Menunggu pihak keluarga melaporkan. Karena memang tanda pengenal identitas juga tidak kami temukan. Perkiraan usianya 18 sampai 20an,"tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Pipin Tri Anjani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved