Breaking News:

Berita Madura

Guru di Sumenep Banyak yang Belum Divaksin Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Berlangsung

Meskipun Vaksinasi Covid-19 bagi pelayan publik dilaksanakan di Sumenep, namun masih banyak guru atau tenaga pendidikan belum mendapatkan vaksin.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi - Meskipun Vaksinasi Covid-19 bagi pelayan publik dilaksanakan di Sumenep, namun masih banyak guru atau tenaga pendidikan belum mendapatkan vaksin. 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Meskipun Vaksinasi Covid-19 bagi pelayan publik dilaksanakan di Kabupaten Sumenep, namun masih banyak guru atau tenaga pendidikan belum mendapatkan vaksinasi tersebut.

Padaha hingga hari ini, Kamis (1/4/2021) masih berlangsung Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekokah meskipun tidak dengan penuh.

Salah satu sekolah yang berlangsung PTM di SMA Negeri 2 Sumenep, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Pada guru atau tenaga pendidik di sekolah ini belum mendapatkan vaksinasi Covid-19, padahal sebelumnya nama-nama guru atau karyawan sudah diajukan untuk mendapatkan vaksin.

Baca juga: LPJ Dana Hibah Pokmas 2020 Tak Disetor hingga Lebih Batas Waktu, Dinas PU Bina Marga Sampang Geram

Baca juga: Pemerintah Tolak Hasil KLB Deli Serdang, DPC Partai Demokrat Bangkalan Minta Kader Tetap Rendah Hati

"Susah dua kali kami mengajukan nama-nama guru dan karyawan kami untuk divaksin, terbarubpada seminggu lalu sudah kami perbaharui," kata Wakasek Humas SMA N 2 Sumenep, Riskiyah.

Ditanya apa alasan sampai belum divaksin, pihaknya mengaku juga belum mengetahui secara pasti kenapa belum divaksin hingga sekarang.

"Mungkin karena jumlahnya banyak, karena disini saja ada sekitar seratus orang guru dan karyawan, tapi di sekolah lain sudah ada yang divaksin dua kali," ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Agus Mulyono mengakui jika memang masih banyak guru atau pelayanan publik yang tidak m3ndapatkan vaksinasi Covid-19.

Agus Mulyono mengaku, jika pihaknya juga masih menunggu kiriman dosis vaksin sivac dari Pemprov Jatim.

"Hingga sekarang kami juga masih menunggu kiriman vaksinnya dari Provinsi Jatim," kata Agus Mulyono.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Pipin Tri Anjani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved