Breaking News:

Berita Pamekasan

Laris Manis Batik Pamekasan Usai Pasca Dipakai Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Pengusaha: Luar Biasa

Pengusaha batik khas Pamekasan, Madura, H. Ahmadi menyampaikan terima kasih kepada Bupati Baddrut Tamam yang telah berkomitmen mengembangkan potensi

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat berfoto pakai sarung batik di depan Peringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Madura. 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pengusaha batik khas Pamekasan, Madura, H. Ahmadi menyampaikan terima kasih kepada Bupati Baddrut Tamam yang telah berkomitmen mengembangkan potensi batik di daerah setempat.

Pengusaha asal Desa Klampar Kecamatan Proppo tersebut mengatakan, salah satu komitmen yang paling dirasakan oleh pengrajin batik ketika Bupati Pamekasan memviralkan sarung batik serta mencontohkan langsung dengan memakai sarung batik khas bumi Gerbang Salam.

"Setelah pak bupati memakai sarung batik itu, banyak permintaan sarung batik ke kami. Bahkan, kemarin ada rombongan rektor PTAIN se Indonesia yang dari Makassar memborong sarung batik," kata H. Ahmadi kepada TribunMadura.com, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Daftar Katalog Promo Alfamart 31 Maret 2021, Promo Gantung ada Beras Hingga Minyak Goreng Murah

Baca juga: Apa Isi Map Kuning yang Dibawa Terduga Teroris di Mabes Polri? Terungkap Identitas dan Kebiasaan

Baca juga: Kode Redeem FF Terbaru 1 April 2021, Tukar di reward.ff.garena.com/id Dapat Item Menarik, Cek Dulu

Abah Ahmadi juga menyampaikan, peningkatan permintaan batik di Pamekasan sebenarnya tidak hanya sarung.

Melainkan baju dan kaos batik juga mengalami peningkatan yang luar biasa hingga 10 kali lipat dari sebelumnya.

"Kami insyaallah sebentar lagi juga mendapat pesanan sarung batik hingga 10 ribu sarung dari salah satu pesantren di Jawa Timur," terangnya.

Penilaian Abah Ahmadi, Batik Pamekasan memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri dibandingkan dengan batik luar daerah. 

Misalnya dari segi warna, motif dan lain-lain yang dapat membedakan antara batik Pamekasan dan batik Jawa.

"Alhamdulillah dalam setahun terakhir ini permintaan batik tinggi, para pengrajin sudah bergeliat. Karena bapak bupati luar biasa dalam mempromosikan batik ini," syukurnya.

Menurutnya, kepedulian Bupati Baddrut Tamam sangat tinggi dalam mempromosikan batik khas daerahnya. 

Dampaknya, batik Pamekasan tidak hanya dikenal di tingkat regional saja.

Melainkan, juga dikenal mulai dari tingkat nasional hingga internasional.

"Semoga permintaan batik Pamekasan terus meningkat sehingga dapat mensejahterakan masyarakat. Saya sampaikan terima kasih kepada bapak bupati yang sangat peduli kepada batik," pungkasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved