Breaking News:

Berita Sumenep

Polisi Ungkap Pencurian Motor Honda Scoopy di Sumenep, ada Pelaku yang Ditangkap di Warnet

Kasus pencuran motor Honda Scoopy di Sumenep berhasil diungkap Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep, hari Rabu (31/3/2021).

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Dua orang ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep pada Rabu (31/3/2021) terlibat kasus Curanmor. 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasus pencuran motor Honda Scoopy di Sumenep berhasil diungkap Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep, hari Rabu (31/3/2021).

Pelaku yang berjumlah 2 orang melakukan aksi mencuri motor hingga menggadaikan motor hasil curiannya.

Penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Polres Sumenep Ipda Sirat berhasil menangkap dua pelaku, diantaranya masing - masing berinisial CET (32) warga Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep dan IL (40) warga Desa Betes, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep Madura.

"Barang buktinya 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam dengan NoPol M 5621 XF,"  kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S pada  Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Apa Isi Map Kuning yang Dibawa Terduga Teroris di Mabes Polri? Terungkap Identitas dan Kebiasaan

Baca juga: Dari Mana Sumber Dana Teroris di Indonesia? BNPT Ungkap Dugaan 7 Aliran Dana Biayai Aksi Terorisme

Baca juga: Kode Redeem FF Terbaru 1 April 2021, Tukar di reward.ff.garena.com/id Dapat Item Menarik, Cek Dulu

Dua pria katanya, itu dibekuk atas laporan dari korban yakni Imam Zarkasi (22) warga Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, bahwa sepeda motornya hilang di rumah kos tepatnya di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.

Atas laporan tersebut, petugas langsung melacak keberadaan sepeda motor tersebut.

"Kemudian mendapat informasi bahwa sepeda tersebut berada di Desa Kecer, Kecamatan Dasuk. Petugas langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi yang dimaksud (Desa Kecer, red)," terangnya.

Lalu melalukan penangkapan terhadap orang yang saat itu memiliki sepeda tersebut yakni IL.

Menurut Widiarti, IL mengakui bahwa dirinya menerima gadai sepeda tersebut dari CET seharga Rp 2 juta.

Tidak membutuhkan lama Unit Resmob juga berhasil menangkap CET setelah mengetahui keberadaannya.

"CET diketahui sedang berada di salah satu warnet, tepatnya di jalan Dokter Cipto, Kecamatan Kota Sumenep ketika kami tangkap," ungkapnya.

Saat ini, tandas Perwira Polisi Wanita dengan 3 balok dipundaknya ini, IL dan CET beserta barang bukti sudah berada di Mapolres Sumenep guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved