Breaking News:

Persebaya Surabaya

Pelatih Aji Santoso Ungkap Kelebihan dan Kekurangan Persebaya Punya Banyak Pemain Dipanggil Timnas

Ada kelebihan dan kekurangan saat memiliki banyak pemain yang sering dipanggil Timnas Indonesia.

Dok Persebaya Surabaya
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso saat memimpi latihan tim 

Reporter: Khairul Amin | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengatakan, ada kelebihan dan kekurangan saat memiliki banyak pemain yang sering dipanggil Timnas Indonesia.

Aji Santoso mengungkapkan, kelebihan bagi tim jika pemainnya dipanggil Timnas Indonesia, yaitu pembuktian kualitas.

"Dari kualitas tentunya pemain timnas ini bagus," ungkap Aji Santoso.

Baca juga: Aji Santoso Bongkar Rahasia Persebaya Taklukkan Madura United, Ada Peran Besar Pergantian 3 Pemain

"Tapi sampai sejauh ini, kami belum pernah menggunakan pemain timnas 100 persen karena yang pertama Arif (Satria) belum pernah main," tambah dia.

Persebaya Surabaya memang tidak pernah absen menyumbangkan pemainnya ke Timnas Indonesia dari segala kelompok usia.

Terbaru, dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23, empat pemain Persebaya Surabaya ikut dipanggil.

Mereka yang dipanggil Timnas Indonesia U-23 adalah Rizky Ridho, Koko Ari Araya, Rachmat Irianto, dan Arif Satria.

Dua laga Grup C Piala Menpora 2021, Arif Satria memang absen karena pemulihan dari cedera yang ia alami.

Namun pemain asal Sumatera Selatan itu berpeluang tampil saat Persebaya Surabaya menghadapi Persela, Sabtu (3/4/2021) hari ini.

Sementara itu, Rizky Ridho absen pada laga kedua karena hukuman kartu merah.

Kartu merah diberikan Rizky Ridho pada laga pertama Grup C saat Persebaya Surabaya menang 2-1 atas Persik Kediri.

"Ridho mendapatkan kartu (merah), jadi belum 100 persen," terang Aji Santoso.

Dari empat pemain Persebaya yang mendapat panggilan pemusatan latihan timnas U-23 terakhir tersebut, hanya Rachmat Irianto dan Koko Ari yang sejauh ini selalu dimainkan Aji Santoso.

"Tapi tentunya kami sangat respect pada mereka bisa menjadi bagian timnas berasal dari Persebaya," pungkas mantan pelatih timnas Indonesia itu. (amn).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved