Breaking News:

Wabah Virus Corona

Soal Kontroversi Halal Haram Vaksin AstraZeneca, Ini Kata Pakar

MUI memiliki auditor yang menilai halal dan haramnya barang. Terkait vaksin, menurutnya, semua majelis fatwa di dunia menghukumi vaksin hal yang suci.

ISTIMEWA
Diskusi publik di Auditorium Rektorat Unesa, Lidah Wetan Minggu (4/4/2021). Dalam diskusi kali ini dihadiri oleh Majelis Ulama Indonesia Pusat yakni Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr KH Fahrurrozi Burhan, Ketua Badan Kesehatan MUI Jatim, Prof Dr Djoko Santoso, Dosen Sekolah Farmasi ITB, Aluicia Anita Artaria, Ketua IDI Jawa Timur, Dr dr Sutrisno Sp OG dan Ketua Himpunan Psikologi Indonesia Jatim, Ilham Nur Alfian M Psi Psikolog. 

Reporter: Mohammad Zainal Arif | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Halal atau haramnya vaksin AstraZeneca masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Isu miring terkait vaksin tersebut terus naik ke permukaan dan terkadang membuat masyarakat resah.

Untuk itu, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengadakan diskusi publik bertajuk "Halal Haram Vaksin AstraZeneca untuk Kemaslahatan Umat: Ditinjau dari Perspektif Agama dan Kesehatan".

Dalam kegiatan tersebut turut hadir berbagai pembicara yang berkompeten dibidangnya seperti Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr. KH. Fahrurrozi Burhan, Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair sekaligus Ketua Badan Kesehatan MUI Jatim, Prof. Dr. Djoko Santoso, Ph.D,Sp.PD.KGH.FINASIM.

Lalu ada Peneliti dan Dosen Sekolah Farmasi ITB Dr. ror.nat.apt. Aluicia Anita Artaria, serta Ketua IDI Jawa Timur, Dr. dr. Sutrisno, Sp.OG dan Ketua Himpunan Psikologi Indonesia Jatim, Ilham Nur Alfian M.Psi Psikolog.

Wakil Ketua PWNU Jatim sekaligus Wasekjen MUI Lusat, Dr. KH. Fahrurrozi Burhan, mengatakan, bahwa semua produk yang beredar di Indonesia harus meminta fatwa halal MUI.

Setelah itu, MUI memiliki auditor yang menilai halal dan haramnya barang yang diajukan.

Terkait vaksin, menurutnya, semua majelis fatwa di dunia menghukumi vaksin sebagai hal yang suci.

"Terkait vaksin, semua majelis fatwa di dunia menghukumi vaksin sebagai hal yang suci. Fatwa dari Mesir, Uni Emirat Arab pun semua mengatakan bahwa vaksin ini suci,” ujarnya.

"Jadi tidak ada persoalan lagi sebenarnya, meskipun ada unsur yang masih diperdebatkan hukumnya, tetapi penggunaan vaksin AstraZeneca diperbolehkan dan dianjurkan,” tegasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved