Breaking News:

Berita Tuban

Pasca Aksi Teror di Mabes Polri, Akses Masuk Polres Tuban Diperketat, Kapolres: Mereka Suka Nyamar

Pintu masuk Polres Tuban dijaga ketat. Satu persatu pengunjung Polres Tuban juga diperiksa.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Pengamanan area pintu masuk Polres Tuban, Senin (5/4/2021). 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Pintu masuk Polres Tuban dijaga ketat sejumlah petugas kepolisian.

Dengan menggunakan rompi anti peluru, dibekali senjata, dan mirror detector, para petugas kepolisian memeriksa setiap kendaraan yang masuk ke Polres Tuban.

Satu persatu pengunjung Polres Tuban juga diperiksa, baik badan maupun barang bawaan dengan menggunakan metal detector.

Baca juga: Nama Gubernur Khofifah Jadi Trending Topic Twitter, Pemprov Jatim Tegaskan Tak Gerakkan Buzzer

Baca juga: Akun Sekretariat Negara Unggah Nikahan Atta - Aurel Dikritik, Ernest Prakasa: Urusannya sama Negara?

Baca juga: Pengertian Siklon Seroja, Penyebab Cuaca Ekstrem di NTT yang Sebabkan Banjir hingga Gelombang Tinggi

Polisi seolah tak mau kecolongan atas insiden teror ledakan di gereja makasar dan Mabes Polri beberapa hari lalu.

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, pengetatan pemeriksaan tamu yang datang ke Mapolres Tuban dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi aksi teror seperti yang terjadi akhir-akhir ini.

AKBP Ruruh Wicaksono menyebut, tindakan ini merupakan tindakan pencegahan, sehingga dilakukan peningkatan kewaspadaan pengamanan mako.

"Semua kita lakukan pemeriksaan secara teliti baik kendaraan maupun orang yang memasuki Polres," ujar Ruruh, Senin (5/4/2021).

Perwira menengah itu menjelaskan, sasaran mereka para teroris adalah personel kepolisian yang bertugas di lapangan.

Mereka bisa berpura-pura sebagai masyarakat pelapor maupun menyamar sebagai ojek online, untuk melancarkan aksinya.

Ia mengingatkan kepada seluruh anggotanya agar tidak lengah saat menjalankan tugas, tak kalah penting meminta doa kepada Tuhan agar dimudahkan dalam bertugas.

Baca juga: Wisata Gunung Kelud Kediri Bakal Kembali Dibuka, Upaya Pemkab Pulihkan Ekonomi Dampak Pandemi

Baca juga: RSUD Dr Harjono Ponorogo Tambah Tempat Tidur Khusus Pasien Covid-19, Antisipasi Kasus Corona Naik

"Anggota harus siaga dan waspada setiap saat, tidak boleh lengah dan takut demi masyarakat bangsa dan negara," pungkasnya.

Sekadar diketahui sebelumnya telah terjadi aksi teror bom bunuh diri yang dilakukan oleh sepasang suami istri di depan gereja katedral kota Makassar pada Minggu (28/3).

Selang beberapa hari terjadi aksi teror seorang perempuan di area Mabes Polri pada Rabu (31/3).(nok)

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved