Ramadan 2021

Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri Berjamaah Diperbolehkan Pemerintah, Terbatas, Simak Penjelasannya

Pemerintah memperbolehkan salat tarawih dan Salat Idul Fitri berjamaah pada bulan Ramadan dan Syawal 1442 Hijriah.

Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ACHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi salat berjamaah - Gelaran Salat Idul Adha Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (31/7/2020). 

Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM - Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri 2021 berjamaah diperbolehkan pemerintah.

Namun ada beberapa catatan yang harus dipatuhi saat melaksanaan salat Tarawih berjamaah dan salat Idul Fitri berjamaah di tengah pandemi.

Pemerintah memperbolehkan salat tarawih dan Salat Idul Fitri berjamaah pada bulan Ramadan dan Syawal 1442 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan,  Jakarta, Senin, (5/4/2021).

Baca juga: CCTV Merekam Aksi Dua Emak-Emak Masuk ke Kamar Kos, Gasak Total 3 Ponsel, Saling Bagi Tugas

Baca juga: Siswi SMA Berduaan Bersama Pria di Kamar, Ngakunya Masih Saudara Sepupu, Simak Kronologinya

Baca juga: Hubungan Elsa dengan Roy Dicurigai, Simak Sinopsis Ikatan Cinta Malam Ini Senin 5 April 2021

Baca juga: Kode Redeem FF Terbaru 5 April 2021, Tukar di reward.ff.garena.com/id, Jangan Terlewat Event Menarik

"Khusus mengenai kegiatan ibadah selama Ramadhan dan kegiatan Idul Fitri yaitu solat Tarawih dan Idul Fitri.

Pada dasarnya, diperkenankan atau diperbolehkan," kata Muhadjir.

Hanya saja salat Tarawih dan salat Ied berjamaah tersebut harus terbatas pada komunitas.

Artinya para jemaah di masjid yang menggelar salat Tarawih dan Ied sudah dikenali satu sama lain.

"Sehingga jemaah dari luar mohon supaya tidak diizinkan," katanya.

Muhadjir meminta pelaksanaan salat Tarawih dilaksanakan sesederhana mungkin.

Tujuannya agar waktu sholat berjamaah tidak terlalu panjang.

"Mengingat sekarang masih dalam kondisi darurat," katanya.

Selain itu Muhadjir juga meminta agar pelaksanaan salat Tarawih dan Ied nanti mematuhi Protokol Kesehatan, mulai dari memakai masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan usai beribadah.

"Juga diupayakan untuk mematuhi protokol yang sangat ketat, supaya menjaga tidak terjadi kerumunan, terutama pada saat sedang, akan datang menuju ke tempat salat jamaah, baik di lapangan maupun di masjid, maupun ketika saat bubar dari salat jamaah. Sehingga dihindari betul adanya kerumunan yang terlalu besar, agar semuanya bisa berjalan dengan aman," pungkasnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Perbolehkan Salat Tarawih dan Ied Berjamaah

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved