Breaking News:

Berita Surabaya

Empat Budak Miras di Surabaya Kehabisan Uang Beli Alkohol, Gelap Mata Jadi Komplotan Perampas HP

Ketagihan pesta miras membuat empat pemuda di Surabaya gelap mata. Nekat menjadi komplotan perampas handphone.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Empat orang tersangka perampasan ponsel saat digiring anggota Polsek Sukomanunggal, Surabaya, Selasa (6/4/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketagihan pesta miras membuat empat pemuda di Jalan Putat Gede Timur, Surabaya, berbuat nekat.

Keempat pemuda itu ingin terus berpesta miras di sebuah kosan meski sudah kehabisan uang.

Karenanya, mereka lantas nekat menjadi komplotan perampas handphone.

Baca juga: Wakil Bupati Dewi Khalifah Rencanakan Napi Rutan Klas IIB Sumenep Jadi Tutor Wirausaha Kerajinan

Baca juga: 16 Orang Ditangkap Dalam 7 Kasus Premanisme Jelang Pilkades Serentak 2021 Bangkalan Madura

Baca juga: PPKM Mikro di Jawa Timur Diperpanjang sampai 19 April 2021, Begini Harapan Gubernur Khofifah

Mulanya, dua pelaku utama dalam kasus perampasan ponsel itu adalah M Rifai (29) dan Oki Pradana (19).

Mereka berkeliling mencari sasaran dalam kondisi mabuk pada Sabtu (20/3/2021) malam.

Sesampainya di sebuah warung kopi wilayah Sukomanunggal, Oki kemudian turun dari motornya.

Sedangkan Rifai tetap berada di atas motor dengan mesin menyala.

Oki awalnya berpura-pura membeli minuman di warung kopi itu sambil melihat situasi.

Di sana, ia melihat ada seorang anak yang asyik bermain handphone.

"Pelaku langsung merampas handphone tersebut. Kemudian mencoba lari," ujar Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Esti Setija Oetami, Selasa (6/4/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved