Breaking News:

Berita Tuban

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Honda Vario Alami Tabrakan dengan Mobil Gran Max, Tewas Seketika

Hendak menyalip, pengendara motor Honda Vario justru meregang nyawa di jalan raya. Saat itu, pengendara motor Honda Vario hendak menyalip mobil

TRIBUNMADURA.COM/MOCHAMMAD SUDARSONO
Kecelakaan motor vs mobil terjadi di Jalan raya turut Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Rabu (7/4/2021). 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor : Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Hendak menyalip, pengendara motor Honda Vario justru meregang nyawa di jalan raya.

Saat itu, pengendara motor Honda Vario hendak menyalip mobil yang ada di depannya.

Namun, saat sedang menyalip, dari arah berlawanan ada mobil yang melaju.

Seorang pengendara motor Honda Vario nopol S-7713-LE tewas usai terlibat kecelakaan dengan mobil Grand Max nopol S-9455-HI. 

Baca juga: 6 Shio Full Hoki dan Rezeki Melimpah dari Dewa Kemakmuran Menurut Ramalan Besok, Kamis 8 April 2021

Baca juga: Massa Unjuk Rasa Pedagang Pasar Legi Ponorogo Ditemui Bupati, Sugiri Sancoko Siap Gelar Musyawarah

Baca juga: Tukar Kode Redeem FF Terbaru 7 April 2021, Jangan Sampai Kehabisan, Tukar di reward.ff.garena.com/id

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan raya turut Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Rabu (7/4/2021), sekitar pukul 12.30 WIB. 

Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistyo mengatakan, kendaraan Vario yang dikendarai Choerul Anam (38) Desa/Kecamatan Bangilan, melaju dari arah barat ke timur berusaha mendahului kendaraan yang berjalan searah di depannya. 

Motor tersebut gerak ke kanan masuk di lajur kanan, kemudian dari arah berlawanan datang pick up Grand Max nopol S-9455-HI yang dikemudikan oleh Susning (43) Desa Ngampelrejo, Kecamatan Bancar.

Kecelakaan pun tak terelakkan hingga merenggut korban jiwa. 

"Saat berusaha menyalip gagal, lalu terjadilah kecelakaan yang mengakibatkan pengendara motor meninggal di tempat," ujar Eko kepada wartawan. 

Kanit Laka menjelaskan, polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung datang ke lokasi untuk menolong korban dan melakukan evakuasi, serta memeriksa sejumlah saksi. 

Dari hasil pengembangan, pengendara diduga kurang berhati-hati dan ceroboh saat mendahului pandangan tidak bebas.

Selain merenggut korban jiwa, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya, kendaraan bermotor, STNK dan SIM. 

"Tidak ada yang luka, ada korban meninggal. Sementara untuk kerugian materi ditaksir Rp 5 juta," pungkasnya.(nok) 

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved