Breaking News:

Berita Surabaya

Kronologi Pria Lamongan Sembunyi di Plafon Bangunan Panti Asuhan Berjam-Jam, Hindari Amukan Massa

Seorang pria asal Lamongan terpaksa bersembunyi di plafon bangunan usai melakukan aksi pencurian. Diketahui, pria itu usai mencuri mesin las.

Freepik
Ilustrasi borgol - Pencuri mesin las diamankan polisi setelah bersembuyni di plafon panti asuhan 

Reporter: Syamsul Arifin | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang pria asal Lamongan terpaksa bersembunyi di plafon bangunan usai melakukan aksi pencurian.

Diketahui, pria itu usai mencuri mesin las.

Namun, aksinya justru kepergok warga.

Saat itu, tanpa pikir panjang, pelaku langsung sembunyi di plafon panti asuhan.

Baca juga: Sinopsis The Penthouse 2 Episode 13, Akhir Mengerikan Logan Lee Terkena Bom, Shim Su Ryeon Menjerit

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Terbaru Kamis 8 April 2021, Gemini Beruntung, Cancer Kejar Orang yang Kamu Suka

Baca juga: Tukar Kode Redeem FF Terbaru 7 April 2021, Jangan Sampai Kehabisan, Tukar di reward.ff.garena.com/id

Pria yang bernama Yoyok Afandi Warga Sarirejo, Lamongan, bersembunyi berjam-jam di plafon bangunan panti asuhan di Jalan Simo Hilir Barat, Surabaya agar tidak dihakimi massa setelah kepergok mencuri mesin las

Namun, kini pria 21 tahun itu telah diamankan Polsek Sukomanunggal. 

Diceritakan Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Esti Setija Utami aksi pencurian itu dilakukan pada akhir pekan kemarin. 

Dia memanjat pagar kemudian masuk ke dalam bengkel milik Aris Sukarnan mengambil mesin las yang dimasukkan ke dalam tas ranselnya. 

"Saat mau kabur, warga mengetahui adanya suara yang mencurigakan dari arah bengkel dan menghampirinya," ungkapnya, Rabu, (7/4/2021). 

Aksi Yoyok pun ketahuan, dia kemudian panik dan memanjat bangunan sebelah ke kolong plafon panti asuhan di Jalan Simo Hilir Barat, Sukomanunggal itu. 

Baca juga: Massa Unjuk Rasa Pedagang Pasar Legi Ponorogo Ditemui Bupati, Sugiri Sancoko Siap Gelar Musyawarah

Baca juga: Barcelona Berikan Kabar Buruk untuk Manchester United, Ousmane Dembele Jadi Makin Sulit Dikejar?

"Pelaku sampai berjam-jam bersembunyi karena takut dipukuli warga," imbuhnya.

Warga akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukomanunggal.

Tak lama kemudian petugas datang meminta pelaku menyerahkan diri. 

"Pelaku akhirnya turun menyerahkan diri dengan jaminan tidak ada warga yang menghajarnya," pungkas Kompol Esti. 

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved