Breaking News:

Berita Sumenep

Pelaku Penganiayaan Pria Sumenep yang Bersimbah Darah di Lahan Kosong Hingga Kini Belum Terungkap

Kasus dugaan penganiayaan pria Sumenep yang ditemukan tergeletak bersimbah darah masih menjadi misteri.

Istimewa/TribunMadura.com
Viral video yang menunjukkan seorang pria tergeletak bersimbah darah di sebuah lahan kosong jauh dari pemukiman warga Sumenep, Senin (29/3/2021). 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Polisi belum mampu mengungkap kasus dugaan penganiayaan pria Sumenep yang ditemukan tergeletak bersimbah darah pada 29 Maret 2021 lalu.

Pria bernama Abdul Hadi (35) sebelumnya ditemukan warga di Dusun Jang-Jang, Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura.

Baca juga: BREAKING NEWS - Pedagang Pasar Legi Ponorogo Gelar Unjuk Rasa di Depan Pendopo Pemkab Ponorogo

Baca juga: Barang Ilegal Ditemukan Dalam Blok Hunian Napi Rutan Ponorogo, Ada Sajam dari Sendok yang Diasah

Baca juga: Aksi Keji Pembunuhan Siswa SMP Sidoarjo Karena HP, Leher Dililit Sarung, Mayatnya Dibuang ke Parit

Hingga saat ini, polisi belum mampu mengungkap pelaku dan motif penganiayaan pria asal warga Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten tersebut.

"Mohon waktu, saat ini masih dalam proses," kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Rabu (7/4/2021).

AKBP Darman mengaku, pihaknya saat ini sudah melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku penganiayaan terhadap Abdul Hadi tersebut.

"Kami masih melakukan upaya pengejaran," ungkapnya.

Namun, AKBP Darman tidak menjelaskan apakah sudah ada saksi mata yang diperiksa dalam kejadian itu.

Phaknya, kata dia, hanya berharap dalam waktu dekat bisa segera ungkap siapa pelakunya.

"Mudah mudahan dalam waktu tidak lama kami ungkap dan saat ini masih dalam proses," katanya.

Baca juga: Monumen Pesawat Jalan Soekarno Hatta Kota Malang Dipasang Iklan Rokok, Satpol PP Cek Izin Pemasangan

Baca juga: Fatwa MUI Jatim Tetapkan Hukum Rapid Test, GeNose, hingga Swab Test Tidak Membatalkan Puasa Ramadan

Halaman
123
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved