Breaking News:

Berita Surabaya

Warga Surabaya Bisa Salat Tarawih di Masjid dan Musala, Satgas Ingatkan Jemaah Disiplin Prokes

Protokol kesehatan diperketat saat pelaksanaan salat Tarawih di seluruh masjid dan musala di Kota Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Sejumlah jamaah melaksanakan salat tarawih di Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya, Kamis (23/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya tengah mengaji regulasi salat Tarawih bagi seluruh masjid dan musala di Kota Surabaya.

Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Surabaya memastikan, protokol kesehatan diperketat saat pelaksanaan salat Tarawih.

"Kami sedang susun (aturan teknisnya). Kami akan bertemu MUI dan Dewan Masjid juga," kata Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Tak Membatalkan Puasa, Vaksinasi Covid-19 di Ponorogo Dilanjutkan Meski Memasuki Bulan Ramadan

Baca juga: Wakil Bupati Dewi Khalifah Rencanakan Napi Rutan Klas IIB Sumenep Jadi Tutor Wirausaha Kerajinan

Baca juga: Seluruh Kecamatan di Sumenep Masuk Zona Hijau, Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 Sebulan Terakhir

Ia mengatakan, nantinya akan ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi saat beribadah salat Tarawih.

Misalnya, pembatasan jumlah jemaah yang maksimal hanya sekitar 50 persen dari kapasitas.

Kemudian, kewajiban memakai masker hingga aturan menjaga jarak mulai dari tempat wudhu.

"Termasuk, rancangan aturan yang mengharuskan masjid melakukan pengaturan shaf. Juga, menyediakan satgas di tiap masjid," katanya.

Semua rancangan tersebut akan dibahas dengan sejumlah aturan lainnya.

"Kami juga mengatur aturan tentang sahur dan buka bersama," katanya.

Prinsipnya, ucap dia, semua kegiatan tak boleh lepas dari protokol kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Bobby Koloway
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved