Breaking News:

Berita Sumenep

Harap-Harap Cemas Perawat PTT di Sumenep, Sambut Lebaran Tapi Empat Bulan Belum Terima Gaji

PTT Ponkesdes Sumenep ini terhitung sejak empat bulan, yakni Januari - April 2021 belum terima gaji.

Shutterstock.com
Ilustrasi dompet kosong - Perawat PTT Sumenep belum terima gaji empat bulan lamanya 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana |Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Jelang bulan suci Ramadan, para tenaga medis di Kabupaten Sumenep Madura yang berstatus sebagai perawat kontrak Ponkesdes atau yang dikenal dengan sebutan PTT saat ini mulai harap- harap cemas.

Pasalnya, PTT Ponkesdes Sumenep ini terhitung sudah empat bulan, yakni Januari - April 2021 belum terima gaji.

Gaji yang diberikan ke perawat PTT itu biasanya pakai dana sharing antara Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep.

Mereka sekarang mulai cemas dan merasa kebingungan karena sebentar lagi menghadapi bulan suci Ramadan.

Baca juga: 6 Shio Diprediksi Beruntung Berkali-kali Sabtu 10 April 2021: Kerbau Mewujudkan Target & Pencapaian

Baca juga: Layanan Rapid Test Antigen Gratis untuk Calon Mahasiswa Baru, Dinkes Bondowoso: Tersedia 2.000 Rapid

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Oppo pada April 2021, Cek Harga Sebelum Beli, Mulai Oppo A53 Hingga Oppo Reno

"Bagi kami ini dirasa sangat lama, sebab idealnya orang bekerja itu terima gaji tiap bulan. Ini malah sebaliknya, apalagi sebentar mau menjalankan ibadah puasa, kami perawat sangat bingung," Kata salah satu seorang perawat PTT Ponkesdes yang enggan menyebutkan namanya pada TribunMadura.com Jumat (9/4/2021).

Dari bulan Januari sampai sekarang untuk biaya yang dikeluarkan untuk transport setiap hari katanya ia mengaku menggadaikan sebagian barang berharga yang ia miliki.

"Ya mau gimana lagi mas,menggadaikan barang berharga seperti cincin emas dan juga BPKB menjadi kebiasaan saya, dan mungkin bisa ditebus nanti setelah gaji keluar," tuturnya penuh harap.

Yang terakhir sekali ia juga tidak putus harapan, yakni meminta kepada pemerintah agar benar-benar serius memperhatikan nasib para perawat PTT Ponkesdes Sumenep ini.

"Kami sudah 11 tahun di perawat PTT dijanjikan ini itu tapi tidak apa apa sampai sekarang, boro-boro diangkat jadi ASN, jadi PPPK juga belum. Intinya nasib kami jauh dari kata sejahtera," ceritanya.

Dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumenep, Agus Mulyono belum bisa memberikan keterangan, dihubungi melalui telepon pribadinya juga belum ada jawaban.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved