Breaking News:

Berita Ponorogo

Maling Pengeras Suara Masjid Ponorogo Beraksi sampai 30 Kali, Takmir Curiga Potongan Kabel Tercecer

Sejauh ini, sudah ada Masjid Abdul Alim, Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo yang kehilangan mikropone dan pengeras suara.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis Menginterogasi pelaku pencurian amplifier di Masjid Abdul Alim, Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (9/4/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Maling spesialis menyasar masjid dan musala belakangan ini menghebohkan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Sejauh ini, sudah ada Masjid Abdul Alim, Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo yang kehilangan mikropone dan pengeras suara.

Polres Ponorogo akhirnya meringkus Ardian Saputra (20) pelaku spesialis pencurian amplifier.

Menurut Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis pelaku telah mencuri amplifier sebanyak 30 kali dan juga 5 kotak amal di masjid-masjid sekitar Ponorogo.

Terakhir, Ardian melancarkan aksinya saat mencuri di Masjid Abdul Alim, Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Kamis (25/3/2021) lalu.

Baca juga: Tangkap Tiga Pengedar Narkoba, Satreskoba Polres Tulungagung Sita 5,57 Gram Sabu dan 160 Gram Ganja

Baca juga: Ini Cara Mengetahui Dapat Atau Tidak BLT UMKM Rp 1,2 Juta yang Dicairkan, Login eform.bri.co.id/bpum

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Sabtu 10 April 2021, Gemini Bertemu Gebetan Baru, Pasangan Sagitarius Kecewa

Baca juga: Ramalan Zodiak Sabtu 10 April 2021, Aquarius Mendapat Pengakuan, Pisces Berharap Mencapai Kesuksesan

"Beraksinya malam hari. Pagi harinya takmir curiga saat melihat ada potongan kabel tercecer di lantai masjid," kata Azis, Jumat (9/4/2021).

Seketika takmir tersebut melihat ke dalam almari tempat amplifier namun ternyata amplifier tersebut sudah raib.

Takmir kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Sukorejo.

"Saat melakukan penyelidikan ada postingan di media sosial Facebook yang menjual amplifier dengan merek yang sama," lanjutnya.

Ardian menawarkan amplifier tersebut dengan harga Rp 1,5 juta namun petugas Polres Ponorogo menawarnya dengan harga Rp 1,3 juta.

"Setelah setuju petugas bertemu dengan pelaku dan setelah dicocokkan ternyata barang tersebut mirip amplifier yang hilang," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved