Ramadan 2021
Doa Agar Usaha Lancar di Bulan Ramadan Ala Imam Besar Masjid Al Badri Sidoarjo, Dilengkapi Arti
Menurut Imam Besar Masjid Al Badri Sidoarjo, Abdullah Habib, terdapat amalan doa untuk memperlancar usaha atau rejeki yang mudah dihafalkan.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Pipin Tri Anjani
Reporter: Fikri Firmansyah I Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Beberapa hari lagi, umat muslim diseluruh dunia akan menjalani ibadah puasa dibulan Ramadan 2021.
Ramadan 2021 patut dijalani dengan kesabaran yang ekstra seperti di tahun Ramadan 2020.
Selain bersabar agar bisa mendapat pahala berlipat ganda, kesabaran dalam mencari rejeki perlu juga ditanamkan kepada umat islam, khususnya umat islam di Indonesia.
Pasalnya kondisi ekonomi Indonesia masih belum seutuhnya pulih pasca setahun (2020) dihantam pandemi Covid-19.
Untuk itu perlu ikhtiar khusus agar ketika mencari rejeki halal saat Ramadan 2021 ditengah pandemi bisa lancar.
Baca juga: Tata Cara dan Jumlah Rakaat Shalat Tarawih di Rumah Secara Sendirian atau Berjamaah, Dilengkapi Niat
Baca juga: Pengertian dan Makna Puasa Ramadan 1442 H, Hal yang Membatalkan Puasa, Hukum Puasa hingga Doa Sahur
Agar lancar pun, ada baiknya pula umat muslim lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Seperti salah satunya dilakukan dengan memanjatkan doa.
Menurut Imam Besar Masjid Al Badri Sidoarjo, Abdullah Habib, terdapat salah satu amalan doa untuk memperlancar usaha atau rejeki yang mudah dihafalkan.
Karena mudah dihafalkan, maka doa ini juga mudah diamalkan pada setiap aktivitas umat muslim.
Doa yang ia maksud berbunyi seperti ini:
Allahumma yaa ghaniyyu ya hamiid yaa mubdi'u yaa mu'iid yaa rahiimu yaa waduud, aghninii bi halaalika 'an haraamika wakfini bi fadhlika 'amman siwaaka wa shallallahu 'alaa muhammadin wa aalihi wa sallam.
Baca juga: Agar Dibukakan Pintu Rezeki, Inilah Doa Pagi Hari Yaa awwalal awwaliin wa yaa aakhirol aakhiriina
Doa tersebut, lanjut Abah Habib, punya arti sebagai berikut:
"Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang memulai, wahai Dzat yang mengembalikan, wahai Dzat yang mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat beliau.”
"Jika kita lihat artinya, doa ini banyak berisi puji-pujian kepada Allah SWT. Ini yang penting dalam doa ini. Karena kita sebagai umat islam tidak seharusnya hanya bisa meminta saja, tapi kita juga perlu memuji-Nya," kata pria paruh baya yang punya sapaan akrab Abah Habib itu kepada TribunJatim.com, Sabtu (10/4/21) di Masjid Al Badri Sidoarjo.
Abah Habib juga mengatakan, bahwa tidak ada kriteria waktu khusus dalam mengamalkan doa tersebut.
"Doa ini bisa dilakukan kapan saja, sebelum shalat bisa, sesudah sholat juga bisa. Pas lagi memasuki waktu istirahat ditengah bekerja juga bisa. Bangun pagi maupun bangun tidur juga bisa," pungkasnya.