Breaking News:

Berita Mojokerto

Terciduk Berjudi di Rumah Kosong Penompo, 3 Ibu Rumah Tangga di Mojokerto Diamankan Polisi

Tiga orang ibu rumah tangga diamankan Satreskrim Polres Mojokerto Kota lantaran terciduk bermain judi kartu di sebuah rumah kosong.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Pipin Tri Anjani

Reporter: Mohammad Romadoni I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Tiga orang ibu rumah tangga diamankan Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

Ketiganya tertangkap tangan bermain judi kartu di sebuah rumah kosong, Dusun Sukorame RT26/RW07 Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Mereka adalah SP (42), AT (62) dan SL (58) yang masing-masing tetangga di Desa Penompo. Polisi juga mengamankan satu orang pejudi, JW (66) yang bekerja sebagai petani setempat.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengatakan pihaknya menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang resah terkait adanya aktivitas perjudian di wilayah utara sungai tepatnya di Desa Penompo.

Baca juga: 30 Ucapan Sambut Ramadan 2021 Marhaban ya Ramadhan, Bisa Dibagikan Lewat Media Sosial

Baca juga: Cerita Pilu Korban Gempa di Lumajang, Jadi Saksi Kakak Iparnya Meninggal di Depan Mata

Baca juga: Kesal Dijawab Tidak Tahu, Mertua di Bangkalan Bacok Leher Menantu yang Sedang Sujud Salat Maghrib

"Kami menangkap empat pejudi yaitu tiga diantaranya adalah ibu rumah dan hasil barang bukti berupa alat judi kartu lintrik dan uang tunai senilai Rp.150 ribu," ungkapnya, Minggu (11/4/2021).

Deddy menyebut pihaknya sangat menyayangkan perbuatan ibu rumah tangga yang bermain judi di tengah sulit Pandemi Covid-19 seperti ini. Pihaknya  menangkap pelaku perjudian lantaran perbuatan mereka telah meresahkan masyarakat setempat dan sekaligus sebagai pelajaran agar tidak mengulangi perbuatanya.

"Pelaku judi dan barang bukti diamankan di Polres Mojokerto Kota guna penyelidikan lebih lanjut," terangnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku mereka sudah melakukan perjudian kurang lebih sekitar satu bulan. Adapun modus operandi pejudi, mererka memasang taruhan uang dan membagikan masing-masing enam kartu lintrik.

Kemudian sebanyak 12 lembar kartu lintrik dibuka didepan para pejudi untuk menyamakan kartu tersebut. Paling banyak kartu yang cocok ialah pemenangnya dan mendapat uang taruhan judi.

"Ya apes saya baru menang Rp.35 ribu  sudah ditangkap sama pak polisi,' ucap pelaku SP.

Dia mengaku bermain judi hanya kegiatan iseng untuk mengisi wakti sengang sekaligus tetangganya menjajal peruntungan.

"Tidak sering juga kok (Berjudi, Red) ya cuma iseng begitu," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved