Breaking News:

Berita Pamekasan

Kisah Kiai Madura Sukur, Diusir Mertua dari Rumahnya, Kini Digugat Cerai Istri setelah Buatkan Rumah

Kiai asal Kabupaten Pamekasan ini diusir oleh mertuanya. Kini digugat cerai istri setelah buatkan rumah Rp 476 juta.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kiai Moh Sukur (54) saat menunjukkan isi gugat cerai dari istrinya di Kantor Pengadilan Agama Pamekasan, Madura, Senin (12/4/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Nasib pilu dialami oleh seorang kiai asal Kabupaten Pamekasan, Madura, bernama Moh Sukur.

Kiai asal Desa Trasak, Kecamatan Larangan itu, digugat cerai istrinya ke Kantor Pengadilan Agama Pamekasan.

Kiai berusia 54 tahun tersebut menceritakan, gugat cerai yang diajukan oleh istrinya bermula dari permasalahaninya dengan sang mertua.

Kiai Sukur mengaku, diusir oleh mertuanya lantaran dituduh sering bertengkar dengan istrinya.

Baca juga: Jadwal 1 Ramadan 2021 Jatuh pada Selasa 13 April 2021 Besok, Diumumkan Langsung Menag Yaqut

Baca juga: 43 Rektor se-Madura Rapatkan Barisan di Kampus UTM, Siap Kolaborasi Pengembangan Potensi Pulau Garam

Padahal, kata dia, kehidupannya dan istrinya berlangsung baik-baik saja.

"Saya dengan istri saya tidak pernah bertengkar," kata Kiai Sukur saat diwawancarai sejumlah media di Kantor Pengadilan Agama (PA) Pamekasan, Senin (12/4/2021).

"Saya menduga ada intimidasi dari pihak lain sehingga istri saya itu menggugat cerai saya," sambung dia.

Hari ini, Kiai Sukur menghadiri persidangan di Kantor PA Pamekasan dengan agenda mediasi.

Namun, istrinya tidak datang dan diwakilkan oleh kuasa hukumnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved