Breaking News:

Ramadan 2021

Dibuka 15 April 2021, Pasar Takjil Ramadan di Jalan Ahmad Yani Kota Blitar Dibatasi Jumlah Pedagang

Pemkot Blitar membatasi jumlah pedagang di pasar takjil Ramadan 2021 maksimal 60 pedagang.

TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Spanduk pengumuman pelaksanaan pasar takjil Ramadan 2021 dipasang di depan SMPN 1 Kota Blitar, Selasa (13/4/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Pasar takjil Ramadan 2021 di Jalan Ahmad Yani atau di depan Kantor Telkom Kota Blitar akan mulai dibuka pada Kamis (15/4/2021) mendatang.

Pemkot Blitar membatasi jumlah pedagang di pasar takjil Ramadan 2021 maksimal 60 pedagang.

Di Kota Blitar, pasar takjil digelar di Jalan Ahmad Yani, mulai di depan Kantor Telkom sampai depan Kantor BRI.

Baca juga: Kisah Kiai Madura Sukur, Diusir Mertua dari Rumahnya, Kini Digugat Cerai Istri setelah Buatkan Rumah

Baca juga: Fenomena Aksi Kejahatan saat Ramadan hingga Lebaran di Surabaya, Waspada saat Sahur hingga Pagi Hari

Baca juga: Hukum Orang yang Lupa Mandi Junub Menjelang Puasa Ramadan 2021, Apakah Ibadah Puasanya Batal?

Khusus di depan Markas Kodim 0808/Blitar, lokasi itu tidak boleh digunakan untuk berjualan pedagang pasar takjil.

"Hasil rapat, Pasar Takjil tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Blitar, Arianto, Selasa (13/4/2021).

Arianto mengatakan, Pasar Takjil akan dimulai pada Kamis (15/4/2021) sampai menjelang Lebaran.

Pada masa pandemi Covid-19, kata Arianto, jumlah pedagang di Pasar Takjil dibatasi maksimal 60 pedagang.

Jumlah itu hanya sekitar 50 persen dari jumlah pedagang Pasar Takjil dalam kondisi normal sebelum-sebelumnya.

"Tempat berjualan pedagang satu dan pedagang lainnya kami beri jarak sekitar 2 meter," ujarnya.

Dikatakannya, pedagang yang ingin berjualan di Pasar Takjil diminta mendaftar ke Kantor Disperdagin dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Baca juga: Lagi Bersihkan Sekitar Sungai, Warga Kediri Malah Tak Sengaja Temukan Benda Langka Zaman Purbakala

Baca juga: Kisah Imam Masjid di Malang Meninggal Dunia saat Jadi Imam Salat, Padahal Sebelumnya Tampak Sehat

Disperdagin akan menyeleksi pedagang dan jika dianggap memenuhi syarat akan diberi id card berjualan di Pasar Takjil.

"Sekarang sudah ada 43 pedagang yang mendaftar untuk berjualan di Pasar Takjil," katanya.

Menurutnya, Disperdagin akan menggandeng Satgas Covid-19, Dishub, Satpol PP, Polri, dan TNI untuk memantau pelaksanaan protokol kesehatan di Pasar Takjil.

"Kalau ada yang berkerumun nanti petugas yang akan membubarkan. Saya berharap baik pedagang dan pembeli tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di Pasar Takjil," katanya. (sha)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved