Breaking News:

Berita Surabaya

Tentang Isu MLB PKB Ganti Cak Imin, Pengamat Politik: Bukan Ancaman Serius, Jatim Sulit Terpengaruh

Menanggapi isu MLB PKB yang diembuskan sejumlah pihak, Pengamat politik berpandangan Jawa Timur bagaimanapun tidak akan goyah pada isu semacam itu.

Dokumen Pribadi Agus Mahfud Fauzi
Pengamat Politik dari Universitas Surabaya (Unesa), Agus Mahfud Fauzi. 

Reporter: Yusron Naufal Putra| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wacana muktamar luar biasa (MLB) yang belakangan muncul di publik diyakini tidak akan sampai berpengaruh pada PKB di Jawa Timur.

Sebab, selain dinilai bukan ancaman serius, PKB di Jawa Timur sudah pasti akan solid penuh pada Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Ami.

Menanggapi isu musyawarah atau muktamar luar biasa (MLB) PKB yang diembuskan sejumlah pihak, Pengamat politik dari Universitas Surabaya (Unesa) Agus Mahfud Fauzi berpandangan Jawa Timur bagaimanapun tidak akan goyah pada isu semacam itu.

Apalagi, Jawa Timur merupakan representasi para elite PKB.

"Jadi, untuk berbicara Muktamar Luar Biasa (MLB) itu agak sulit kalau berangkatnya dari elit Jawa Timur. Kalau berangkat dari beberapa DPC PKB pun, itu juga relatif agak sulit," kata Agus Mahfud Fauzi, Rabu (14/4/2021).

Kesimpulan itu, juga merujuk pada situasi politik yang ada di Jawa Timur. Menurutnya, selama ini faksi-faksi yang di Jawa Timur relatif tidak ada. Kalaupun ada, biasanya selesai dengan sendirinya. Apalagi, Jawa Timur dikenal sebagai basis dari PKB.

"Jawa Timur sulit terpengaruh. Karena bagaimana pun, Jawa Timur sebagai sentranya PKB. Kemudian, Jawa Timur juga menjadi kekuatan PKB yang mendukung Cak Imin (Gus Ami) juga," terangnya.

Secara umum, Agus mengungkapkan, wacana Muktamar Luar Biasa (MLB) atau Konferensi Luar Biasa (KLB) dalam partai politik bisa dilihat dari dua sudut pandang. Apakah memang murni, atau sengaja didesain.

Jika murni, gerakan itu merupakan ekspresi dari faksi tertentu yang kemudian disimbolkan dengan wacana KLB atau MLB. Sedangkan yang kedua, jika murni diciptakan tujuannya untuk menarik simpati publik.

Dalam wacana MLB PKB ini, Agus melihat hal itu hanya riak-riak kecil yang bukan merupakan sebuah ancaman serius. Hanya ekspresi ketidakpuasan yang disampaikan di publik.

"Saya melihatnya tidak sampai menjadi ancaman serius," ungkapnya.

Sebelumnya, tersiar kabar adanya isu MLB yang disebut sudah ada 113 DPC dan 10 DPW mengajukan Muktamar Luar Biasa (MLB) untuk melengserkan Muhaimin Iskandar atau Gus Ami dari kursi ketua umum.

Gus Ami dinilai tidak menampung aspirasi suara dari bawah. Klaim DPC sebanyak itu menginginkan MLB PKB disampaikan oleh eks Ketua DPC PKB Jeneponto Andi Mappanturu.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved