Breaking News:

Berita Lamongan

Janda Lamongan Tewas Terpanggang Bersama Rumahnya, Kebakaran Terjadi Saat Warga Sedang Salat Tarawih

Seorang janda, Yas'anah (59), di Lamongan, Jawa Timur, meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi Rabu malam (14/4/2021).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Petugas mengevakuasi mayat janda Lamongan yang hangus terbakar bersama rumahnya, Rabu (14/4/2021). 

Reporter: Hanif Manshuri| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Seorang janda, Yas'anah (59), di Lamongan, Jawa Timur, meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi Rabu malam (14/4/2021).

Janda tersebut warga Desa Konang, Kecamatan Glagah.

Kebakaran yang terjadi ketika banyak warga yang tengah menjalani shalat tarawih.

Informasi yang dihimpun TribunMadura.com, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Khoiriyah, salah satu warga Desa Konang, Rabu (14/4/2021) malam.

Ketika itu, Khoiriyah melibat jilatan api dari rumah korban yang mengidap epilepsi.

Melihat jilatan api tersebut, Khoiriyah pun berteriak meminta pertolongan warga.

Kebakaran terjadi ketika warga tengah menjalani salat Tarawih hingga mengakibatkan Yas'anah meninggal dunia.

"Kebakaran saat sedang jam shalat tarawih," kata Kapolsek Glagah AKP M Kosim di lokasi kejadian, Rabu (14/4/2021). 
Meski sudah berusaha maksimal dengan peralatan ala kadarnya, kobaran api tidak bisa dijanakkan, namun masih beruntung api bisa dilokalisir sehingga tidak merambat ke rumah warga lainnya.
Api baru berhasil dipadamkan setelah 1 unit mobil pemadam kebakaran (PMK) datang dilokasi sekitar pukul 21:30 WIB.
Setelah api padam, korban yang mempunyai riwayat penyakit epilepsi tersebut meninggal dunia dengan kondisi hangus bercampur puing-puing kebakaran.
"Korban kita evakuasi untuk kita bawa ke rumah sakit," ungkapnya.
Menurut Kosim, kebakaran  berlangsung sangat singkat dan cepat hingga meludeskan rumah korban.
Si jago merah menghanguskan rumah beserta korban yang tinggal seorang diri itu.
Posisi korban yang meninggal ada di dekat pintu.
"Kemungkinan korban berusaha untuk menyelamatkan diri, " katanya.
Terkait penyebab kebakaran, kata Kosim, kemungkinan karena obat nyamuk bakar, atau konsleting listrik. Untuk lebih validnya penyebab kebakaran, pihaknya masih menunggu petugas Inafis Polres Lamongan. 
Sesuai kesepakatan dan pertimbangan perwakilan pihak keluarga, perangkat desa, dan saksi, korban tidak di autopsi, melainkan untuk pembersihan dan mensucikan jenazah korban di rumah sakit. 
Dan korban dimakamkan di pemakaman desa setempat.
Simak berita lainnya terkait janda
Simak berita lainnya terkait Kebakaran
Simak berita lainnya terkait Kabupaten Lamongan
FOLLOW US:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved