Breaking News:

Berita Madura

Catut Nama Bupati Sumenep, Waspadai Modus Penipuan Pinjaman Dana Kredit Usaha Puluhan Juta

Beredar surat permohonan kredit palsu  pinjaman uang Rp 50 juta untuk usaha yang mengatasnamakan Bupati Sumenep.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Beredar surat permohonan kredit palsu yang mengatasnamakan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi yang dicantumkan sebagai penanggung jawab dalam pengajuan dana tersebut. 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Beredar surat permohonan kredit palsu pinjaman uang Rp 50 juta untuk usaha yang mengatasnamakan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi yang dicantumkan sebagai penanggung jawab dalam pengajuan dana tersebut.

Permohonan kredit palsu yang ditawarkan salah satu koperasi bernama "multifinance Sinarmas" ini mengaku program pemerintah yang beralamat di JL Letjen Suprapto Sumur Batu Kemayoran Jakarta Pusat DKI Jakarta.

Isi surat permohonan kredit dana usaha  palsu itu atas nama  Sukram, warga Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep berstatus pihak 1 peminjam dan Bupati Sumenep, Achmad Fauzil berstatus pihak II sebagai penjamin.

Modus yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab ini mencantumkan keterangan dengan memohon pengajuan kredit sebesar Rp 50 juta dari usaha bapak bernama Sukram.

Baca juga: Rutan di Sampang Mayoritas Dihuni Warga Binaan Kasus Narkoba, Capai 219 Orang

Baca juga: Resep Menu Takjil untuk Buka Puasa yang Hangat dan Sehat di Ramadan 2021, Mudah Dibuat di Rumah

Baca juga: Segera Cek Namamu di dtks.kemensos.go.id, Dana Bansos BST Rp 300 Ribu Dicairkan Terakhir Bulan April

Dan untuk memuluskan modus palsu itu, pihak koperasi bernama multifinance Sinarmas meminta biaya administrasi Rp 5.000.000.

Hal ini resmi bermaterai enam ribu yang ditandatangani oleh pengurus koperasi bernama Dedi Masduki, Jakarta 14 April 2021.

Dikonfirmasi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan tidak benar adanya informasi itu dan palsu alias hoaks.

Dari itulah pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dengan informasi tersebut yang mengatasnamakan dirinya, yakni Achmad Fauzi untuk memanfaatkan sebagai penipuan.

"Itu tidak benar mengatasnamakan saya, jadi kami berharap masyarakat lebih berhati-hati dengan adanya penipuan tersebut," kata Ketua DPC PDI Perjuangan saat dihubungi, Minggu (18/4/2021).

Pria yang setiap waktu pagi jam aktif kerja dinas ada di keraton Sumenep ini berpesan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sumenep, yang sebelumnya pernah dihubungi para oknum atau dari pihak koperasi tersebut yang palsu agar mengabaikan isi pesannya.

"Kita lihat dulu perkembangan modusnya dan baru nanti untuk ditindak lanjuti," ucapnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Pipin Tri Anjani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved