Berita Malang

Terindikasi Terlibat Kasus Korupsi, Sejumlah Pejabat Pemkot Batu Ajukan Pensiun Dini, Ini Kata MCW

Sejumlah pejabat Pemkot Batu mengajukan pensiun dini setelah terindikasi memiliki kasus hukum, terutama kasus dugaan tindak pidana korupsi.

TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Balai Kota Among Tani, Senin (19/4/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BATU – Beberapa pejabat di Pemkot Batu mengajukan pensiun dini atau atas permintaan sendiri (APS).

Berdasar catatan Malang Corruption Watch (MCW), pejabat Pemkot Batu yang pensiun dini itu terindikasi memiliki kasus hukum, terutama kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Catatan Surya ( grup TribunMadura.com ), sejumlah pejabat Pemkot Batu yang pensiun dini sejak 2020 lalu ada Edi Murtono yang merupakan mantan Inspektorat Pemkot Batu.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Batu.

Baca juga: Jumlah Pasokan Disebut Jadi Penyebab Harga Daging Ayam di Sumenep Merangkak Naik pada Ramadan 2021

Terbaru adalah Himpun yang pensiun dini per 1 April 2021 dari jabatan terakhirnya sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Sedangkan yang masih dalam proses adalah Balok Yudono Patrikha.

Balok Yudono Patrikha menjabat sebagai Sekretaris Dewan, sebelum dipindah ke jabatan terbaru sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Wakil Koordinator MCW, Ibnu Syamsu mengatakan, nama Edi Murtono disebut-sebut dalam persidangan kasus tindak pidana korupsi yang menyeret manan wali kota sebelumnya.

Di sisi lain, Edi juga ditengarai terlibat dalam kasus pengadaan lahan SMAN 3 Kota Batu yang saat ini sedang diusut oleh Kejaksaan Negeri Batu.

“MCW memang sedang mendalami korupsi politik di Kota Batu," kata Ibnu, Senin (19/4/2021).

"Sebenarnya korupsi yang dilakukan mantan wali kota sebelumnya dengan Filipus Tjap, memberikan gambaran bahwa korupsi itu tidak berhenti di dua aktor itu," sambung dia.

"Akan tetapi melibatkan instansi lain karena sangat jelas ketika wali kota lama mengumpulkan kepala dinas, di situ diatur strategi pengambilan fee di masing-masing dinas,” lanjutnya.

Pensiunnya Edi Murtono atas permintaan sendiri melahirkan tanda tanya bagi MCW.

Ibnu menegaskan, meskipun statusnya telah pensiun sebagai PNS, namun tidak serta merta meniadakan proses hukum yang tengah diusut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved